berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Olahraga

Insiden Pengeroyokan Wasit Tarkam di Purbalingga pada Turnamen Danlanud Cup 2026

Slamet PrabowoDiterbitkan 2 Agu 2026 - 21.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Insiden Pengeroyokan Wasit Tarkam di Purbalingga pada Turnamen Danlanud Cup 2026
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Sebuah insiden kekerasan mewarnai jalannya pertandingan sepak bola antarkampung atau yang biasa disebut tarkam di wilayah Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah. Peristiwa pengeroyokan ini menimpa seorang wasit yang bertugas memimpin jalannya pertandingan di lapangan hijau. Insiden tersebut bermula sesaat setelah sang pengadil lapangan memberikan sebuah keputusan yang berkaitan dengan pelanggaran antarpemain. Keputusan wasit ini pada akhirnya memicu reaksi berlebihan dari kelompok suporter yang hadir menyaksikan pertandingan. Akibat dari aksi pengeroyokan oleh para suporter tersebut, wasit yang diketahui bernama Ridho Bekti Utomo mengalami luka-luka sehingga harus segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Peristiwa pengeroyokan terhadap wasit ini terjadi dalam kompetisi sepak bola lokal yang bertajuk turnamen Danlanud Cup 2026. Pertandingan yang berujung pada kericuhan tersebut mempertemukan dua kesebelasan, yakni tim Andalas FC yang berasal dari Kabupaten Banjarnegara, melawan tim Gama Adipasir. Laga antara kedua kesebelasan ini diselenggarakan pada hari Kamis, tanggal 30 Juli 2026. Adapun lokasi pertandingan mengambil tempat di Lapangan Garuda Manunggal Lanud Jenderal Besar Soedirman, atau yang juga dikenal dengan sebutan daerah Wirasaba. Lapangan ini menjadi lokasi di mana pertandingan olahraga tersebut berubah menjadi insiden kekerasan fisik yang dilakukan oleh para pendukung tim.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Penjelasan mengenai kronologi awal mula terjadinya kericuhan ini disampaikan secara langsung oleh salah satu pengurus Asosiasi Kabupaten atau Askab PSSI Purbalingga, yaitu Uut Triyas Yanuar. Berdasarkan keterangan dari Uut Triyas Yanuar, jalannya pertandingan pada menit-menit awal sebenarnya berlangsung secara normal tanpa adanya tanda-tanda keributan. Kericuhan baru mulai terlihat ketika pertandingan sepak bola tersebut memasuki menit ke-17. Pada saat itu, kedudukan atau skor antara Andalas FC dan Gama Adipasir masih imbang kuat, yakni 0-0. Tepat pada menit ke-17 tersebut, terjadilah sebuah pelanggaran antarpemain yang berlokasi di area pertahanan milik tim Gama FC.

Baca Juga

Cara Mengevaluasi Performa Rehan dan Gloria pada Semifinal Taiwan Terbuka 2026

Cara Mengevaluasi Performa Rehan dan Gloria pada Semifinal Taiwan Terbuka 2026

Mengetahui adanya pelanggaran di area pertahanan Gama FC, wasit Ridho Bekti Utomo yang memimpin jalannya laga langsung memberikan keputusan tegas sesuai dengan pandangannya di lapangan. Menurut penuturan Uut Triyas Yanuar, keputusan yang diambil oleh sang wasit pada saat itu sebenarnya merupakan keputusan yang wajar. Hal ini terbukti dari sikap para pemain dari kedua tim yang sedang bertanding di atas lapangan hijau. Baik pemain dari kesebelasan Andalas FC maupun pemain dari pihak Gama Adipasir, semuanya sudah bisa menerima keputusan wasit tersebut tanpa menunjukkan adanya penolakan atau perdebatan yang berarti di antara sesama pemain.

Meskipun para pemain di lapangan telah menerima keputusan wasit dengan lapang dada, situasi yang sepenuhnya berbeda justru ditunjukkan oleh pihak luar lapangan. Persoalan mulai memanas ketika jajaran manajer beserta ofisial dari tim Andalas FC merasa keberatan dan tidak terima dengan keputusan yang telah dijatuhkan oleh wasit Ridho Bekti Utomo. Sebagai bentuk penolakan, manajer dan ofisial tim Andalas FC tersebut langsung mendatangi meja pertandingan yang berada di pinggir lapangan. Di meja pertandingan itulah mereka melancarkan protes keras kepada pihak penyelenggara karena merasa tidak puas dengan keputusan wasit terkait pelanggaran di area pertahanan Gama FC sebelumnya.

Protes keras yang dilontarkan oleh manajer dan ofisial Andalas FC di meja pertandingan ternyata memicu reaksi berantai yang berujung pada hilangnya kendali keamanan. Bersamaan dengan berlangsungnya aksi protes tersebut, kelompok suporter dari tim Andalas FC tiba-tiba merangsek masuk ke dalam area lapangan pertandingan. Para suporter ini masuk menerobos pembatas lapangan dari berbagai penjuru arah secara serentak. Wasit Ridho Bekti Utomo yang pada saat itu hendak melanjutkan kembali jalannya pertandingan langsung menjadi sasaran amuk massa. Para suporter yang telah tersulut emosi tersebut mengejar sang wasit di tengah lapangan hingga akhirnya terjadilah tindakan pengeroyokan.

Baca Juga

Langkah Penyidikan dan Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah oleh Kejaksaan Agung

Langkah Penyidikan dan Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah oleh Kejaksaan Agung

Insiden pengeroyokan yang dilakukan oleh suporter Andalas FC tersebut membawa dampak yang cukup serius bagi kondisi fisik perangkat pertandingan. Wasit Ridho Bekti Utomo dipastikan mengalami sejumlah luka-luka di tubuhnya akibat tindakan kekerasan fisik dari massa yang mengejarnya. Menyadari kondisi korban yang membutuhkan pertolongan secepatnya, pihak terkait langsung melakukan proses evakuasi. Ridho Bekti Utomo kemudian dievakuasi dari lokasi lapangan pertandingan dengan menggunakan bantuan mobil ambulans. Sang wasit langsung dilarikan menuju Rumah Sakit Umum atau RSU Emmanuel Klampok agar dapat segera mendapatkan penanganan medis yang memadai untuk mengobati luka-luka yang dideritanya.

Rupanya, wasit utama bukanlah satu-satunya korban yang jatuh dalam peristiwa kericuhan di turnamen Danlanud Cup 2026 tersebut. Selain Ridho Bekti Utomo yang mengalami luka-luka akibat dikeroyok oleh suporter, insiden kekerasan ini juga mengenai perangkat pertandingan lainnya, yaitu asisten wasit yang bernama Rio Wahyu. Saat keributan pecah di Lapangan Garuda Manunggal Lanud Jenderal Besar Soedirman, Rio Wahyu turut menjadi sasaran tindakan kekerasan di lapangan. Asisten wasit tersebut dilaporkan terkena lemparan sebuah botol plastik yang melayang dan mendarat tepat di bagian kepalanya. Hal ini semakin melengkapi deretan fakta mengenai kericuhan yang terjadi pada laga antara Andalas FC dan Gama Adipasir.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Sepak BolatarkamPurbalinggapengeroyokan wasitDanlanud Cup 2026

Berita Terbaru Lainnya

Kesiapsiagaan Menghadapi Sesar Lembang dan Upaya Mitigasi Bencana di Kota BandungCara Mengevaluasi Performa Rehan dan Gloria pada Semifinal Taiwan Terbuka 2026Duduk Perkara Balita di Makassar yang Disita sebagai Jaminan Arisan OnlineCara Menyikapi Risiko Arisan Online dan Melindungi Anak dari EksploitasiSatu Tahun Sekolah Rakyat Sukoharjo, Capaian Prestasi dan Harapan Baru PendidikanJadwal dan Harga Tiket Kapal Semarang-Sampit Agustus 2026Cara Menonton Live Streaming Aston Villa vs Indonesia All Stars di Laga Uji Coba 2026Jadwal dan Siaran Langsung Thailand vs Malaysia di Piala AFF 2026

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Nasional

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

2 Agu 2026

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Kembali Melemah di Tengah Rencana Koalisi Maritim Arab Saudi

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  4. 4Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di MonasNasional 路 2 Agu 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap