Sebanyak 12 jadwal penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, dibatalkan menyusul penyesuaian operasional akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Secara keseluruhan, terdapat 16 penerbangan yang mengalami perubahan jadwal operasional di bandara tersebut, mencakup 12 penerbangan batal dan 4 penerbangan mengalami penundaan jadwal atau berstatus siaga (standby).
Penyesuaian penerbangan di Juanda terjadi akibat dampak berantai (ripple effect) pada rotasi pesawat dan konektivitas rute. Perubahan jadwal sebelumnya diberlakukan di sejumlah titik simpul penerbangan lain, termasuk Bandara Soekarno-Hatta di Banten dan Bandara Radin Inten II di Lampung, yang terdampak langsung oleh aktivitas vulkanik.
Rincian Jadwal yang Terdampak
Pembatalan penerbangan di Bandara Internasional Juanda meliputi rute kedatangan maupun keberangkatan yang dioperasikan oleh sejumlah maskapai nasional.
Abu Vulkanik Menyebar, KAI Pantau Jalur dan Jarak Pandang Masinis

Pada rute kedatangan (arrival), empat penerbangan yang dibatalkan meliputi: - Lion Air (CGK-SUB) - Batik Air (CGK-SUB) - Batik Air (HLP-SUB) - Citilink (CGK-SUB)
Sementara untuk rute keberangkatan (departure), delapan jadwal yang dipastikan batal adalah: - Batik Air (SUB-CGK) - Batik Air (SUB-CGK) - Batik Air (SUB-HLP) - Batik Air (SUB-HLP) - Pelita Air (SUB-CGK) - Lion Air (SUB-CGK) - Citilink (SUB-CGK) - Citilink (SUB-UPG)
Adapun empat jadwal penerbangan lainnya yang mengalami status penundaan maupun siaga tercatat pada maskapai Garuda Indonesia, masing-masing terdiri dari dua jadwal keberangkatan rute Surabaya鈥揓akarta (SUB-CGK) dan dua jadwal kedatangan rute Jakarta鈥揝urabaya (CGK-SUB).
Gubernur NTT Sebut Pemerkosa Anak Korban Gempa NTT Sudah Diproses

Penanganan Penumpang di Terminal
Menghadapi pembatalan dan penundaan massal ini, pihak pengelola Bandara Internasional Juanda menjalankan mekanisme pemulihan layanan (service recovery). Bantuan fasilitas berupa penyediaan makanan ringan dan air minum disalurkan langsung kepada para penumpang yang terdampak perubahan perjalanan.
Sejumlah personel operasional yang terdiri atas Airport Security, Terminal Inspector, dan Customer Service turut disiagakan di area terminal guna mengarahkan alur informasi serta menjaga ketertiban layanan bagi seluruh calon penumpang.






