Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyampaikan hasil investigasi resmi terkait kasus meninggalnya seorang peserta Program Internship Dokter Indonesia atau program dokter magang bernama dr. Siti Zahra Maghfira (SZM). Peristiwa ini bermula ketika dr. SZM, yang bertugas di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak, Depok, meninggal dunia pada hari Minggu (26/7). Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari sebuah apartemen yang berlokasi di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Untuk menelusuri kejadian tersebut, investigasi komprehensif dilakukan secara kolaboratif oleh tim gabungan. Tim investigasi ini terdiri dari berbagai pihak berwenang, antara lain Inspektorat Jenderal, Direktorat Jenderal SDM Kesehatan, Konsil Kesehatan Indonesia (KKI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Kolegium Psikiatri, serta Kepolisian.
Terkait kronologi kejadian di lokasi, Kapolsek Pancoran Kompol Mansur memberikan keterangan kepada wartawan pada hari Senin (27/7). Menurut penjelasannya, korban diketahui tinggal bersama ibunya di apartemen tersebut. Peristiwa bermula ketika sang ibu mengajak korban untuk pergi ke mal, namun ajakan tersebut ditolak oleh korban. Setelah ibunya pergi meninggalkan apartemen, korban kemudian mengunci pintu dari dalam. Pada saat itulah, korban melompat dari jendela apartemen yang berada di lantai 18 untuk mengakhiri hidupnya.








