Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengusung prinsip 3I plus S sebagai landasan utama dalam merumuskan kebijakan bank sentral selama masa kepemimpinannya. Arahan tersebut disampaikan usai pelantikan pimpinan bank sentral di Mahkamah Agung, Jakarta Pusat, pada hari Rabu (2/9).
Destry menjelaskan bahwa prinsip 3I terdiri dari impactful atau berdampak, inklusif, dan integratif. Tiga pilar tersebut kemudian diikat dalam satu elemen S, yaitu sinergi. Bank Indonesia memegang prinsip sinergi merah putih guna mendukung pencapaian target menuju Indonesia maju yang lebih baik.
Stabilitas untuk Ruang Pertumbuhan Ekonomi
Terkait arah kebijakan (stance policy) ke depan, Destry menegaskan bahwa Bank Indonesia akan berfokus mengupayakan stabilitas. Menjaga stabilitas ekonomi dinilai sangat penting karena fondasi yang stabil akan membuka ruang pertumbuhan ekonomi secara lebih luas.
IHSG Diproyeksikan Menguat Terbatas Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dengan kementerian serta lembaga terkait. Penguatan koordinasi lintas instansi ini difokuskan untuk menangani berbagai persoalan domestik, termasuk pengendalian laju inflasi.
Penataan Anggota Dewan Gubernur dan Forum RDG
Pada kesempatan yang sama, Mahkamah Agung juga menetapkan susunan Dewan Gubernur BI yang baru. Selain Destry Damayanti sebagai Gubernur BI, Aida S. Budiman ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI, sementara Solikin M. Juhro ditetapkan sebagai Deputi Gubernur BI.
Kemenkeu Kantongi Rp825 M dari Pengemplangan Pajak Baja

Mengenai pembagian tugas pimpinan, enam Anggota Dewan Gubernur (ADG) BI memiliki tugas mengampu bidang satuan kerja masing-masing. Destry menyampaikan bahwa pembagian penugasan di internal ADG bersifat cair (fluid) sehingga dapat dirotasi secara berkala.
Kendati setiap ADG memiliki tanggung jawab pembidangan satuan kerja tersendiri, kebijakan tidak bergantung pada individu ADG semata. Seluruh keputusan tertinggi di lingkungan Bank Indonesia tetap diputuskan secara bersama melalui forum Rapat Dewan Gubernur (RDG).






