Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,3 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat pada kedalaman yang tergolong dangkal, yakni 5 kilometer.
Pusat gempa tersebut tercatat pada koordinat 6,93 Lintang Selatan dan 107,10 Bujur Timur, atau berjarak sekitar 13 kilometer di sebelah selatan Kabupaten Cianjur.
Sebaran Wilayah Terdampak Getaran
Guncangan akibat gempa ini dirasakan di sejumlah wilayah sekitar pusat gempa hingga kawasan penyangga dengan tingkat intensitas yang bervariasi:
Kebakaran kembali Landa Kawasan Hutan di IKN, Petugas Gabungan Terus Berupaya Padamkan Api

- Cianjur: Getaran dirasakan pada skala intensitas III-IV MMI.
- Kota Sukabumi, Cibadak, Nagrak, dan Warung Kondang: Getaran terdeteksi pada skala II-III MMI.
- Cibubur: Getaran tercatat mencapai skala II MMI.
Memahami Dampak Skala MMI
Skala Modified Mercalli Intensity (MMI) digunakan untuk mengukur kekuatan getaran serta dampak fisik yang dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah tertentu. Ukuran ini berbeda dari magnitudo yang merepresentasikan besaran energi gempa di titik sumbernya.
Pada tingkat II MMI, getaran umumnya hanya dirasakan oleh sedikit orang, terutama mereka yang sedang beristirahat atau berada di dalam ruangan. Memasuki skala III MMI, getaran mulai terasa lebih nyata oleh penghuni di dalam rumah, menyerupai sensasi truk berat yang melintas.
Titik Sumber Gempa M 4,3 di Cianjur yang Terasa hingga Jakarta

Sementara itu, skala IV MMI menunjukkan getaran yang dirasakan lebih luas, baik di dalam rumah maupun oleh sebagian orang di luar bangunan. Pada intensitas ini, perabot rumah seperti pintu, jendela, atau benda yang tergantung dapat berderak dan ikut bergoyang.






