Transisi menuju energi baru terbarukan serta komitmen menekan emisi karbon menjadi faktor utama yang mendorong meningkatnya minat masyarakat global dan Indonesia terhadap adopsi kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Minat masyarakat untuk beralih ke moda transportasi ramah lingkungan ini terus berkembang seiring hadirnya berbagai pilihan kendaraan dan dukungan sarana pendukung.
Ekosistem Pengisian Daya dan Akses Baterai
CEO Vinfast Southeast Asia Antonio Zara menyampaikan bahwa ketertarikan masyarakat terhadap kendaraan listrik sangat bergantung pada kesiapan ekosistem penunjang. Menurutnya, ketersediaan fasilitas pengisian daya di rumah (home charging) serta kemudahan akses menuju Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) merupakan elemen krusial yang menentukan kenyamanan pengguna.
Selain infrastruktur pengisian daya, Antonio Zara menggarisbawahi bahwa ketersediaan unit kendaraan listrik di pasar turut menjadi pendorong adopsi yang signifikan. Faktor lain yang memengaruhi pertimbangan calon pembeli sebelum memutuskan untuk bertransaksi adalah kemudahan dalam mengakses baterai serta kepastian garansi baterai yang ditawarkan oleh produsen.
MSIG Life Buka Suara Soal Penurunan Nilai Aset Rp768 Miliar

Pertimbangan Konsumen dan Stimulus Pasar
Dari sudut pandang pasar, Pengamat Otomotif Bebin Djuana menjelaskan bahwa konsumen di Indonesia memberikan perhatian besar pada aspek baterai sebelum membeli kendaraan listrik. Beberapa poin utama yang dievaluasi secara mendalam oleh calon pembeli mencakup harga baterai, teknologi yang digunakan, masa pakai, hingga jaminan garansi baterai.
Bebin Djuana juga mencermati bahwa tingginya minat masyarakat terhadap EV saat ini tidak lepas dari dukungan stimulus dan insentif pajak yang diberikan. Kebijakan insentif tersebut, yang berjalan beriringan dengan strategi pemasaran agresif dari para produsen kendaraan listrik, diharapkan dapat terus mempercepat adopsi EV di Indonesia.
Pemegang Obligasi Tolak Semua Usulan Restrukturisasi Adhi Karya (ADHI)

Pembahasan mengenai daya tarik dan tantangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia ini diulas dalam dialog program AutoBizz di CNBC Indonesia yang dipandu oleh Bunga Cinka bersama Antonio Zara dan Bebin Djuana pada Jumat, 31 Juli 2026.






