PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), emiten pertambangan milik konglomerat Prajogo Pangestu, membuka babak baru ekspansi korporasi dengan menegosiasikan rencana pengambilalihan PT Singaraja Putra Tbk (SINI). Lewat langkah ini, perseroan membidik posisi sebagai pemegang saham terbesar sekaligus pemegang kendali penuh atas arah kebijakan dan manajemen SINI.
Aksi korporasi tersebut dijalankan CUAN melalui dua entitas anak usahanya, yakni PT Kreasi Jasa Persada dan PT Petrosea Tbk. Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (4/9/2026), CUAN saat ini tercatat telah menggenggam kepemilikan saham langsung maupun tidak langsung sebesar 27,78% dari modal ditempatkan dan disetor SINI.
Kesepakatan Baru Pascapembatalan Transaksi Lama
Rencana negosiasi ini menandai strategi anyar bagi CUAN setelah kesepakatan terdahulu kandas. Sebelumnya, rencana transaksi yang pernah diumumkan pada 29 Desember 2025 telah resmi diakhiri atas kesepakatan bersama seluruh pihak terkait. Manajemen menegaskan bahwa proses yang berjalan saat ini murni merupakan transaksi baru, bukan kelanjutan dari rencana lama yang telah dibatalkan.
Petugas Pajak Kejar Perusahaan Multinasional Soal Transfer Pricing

Saat ini, pembicaraan intensif masih berlangsung dengan para pemegang saham SINI. Negosiasi tersebut mencakup penetapan harga beli, mekanisme transaksi, hingga perkiraan jadwal penyelesaian. Manajemen menggarisbawahi bahwa kepastian realisasi akuisisi masih bergantung penuh pada hasil perundingan serta pemenuhan seluruh persyaratan dan izin regulator yang berlaku.
Rencana Tender Wajib dan Integrasi Tambang
Jika proses pengambilalihan selesai dan CUAN resmi mengukuhkan diri sebagai calon pengendali baru, perseroan berkomitmen melaksanakan penawaran tender wajib (mandatory tender offer) sesuai regulasi pasar modal.
Asing Net Buy Rp124,85 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Langkah akuisisi ini dirancang untuk menambah portofolio aset grup sekaligus memperluas jaringan usaha. Secara jangka panjang, perseroan memproyeksikan konsolidasi ini sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem perusahaan pertambangan dan jasa pertambangan yang terintegrasi.
Kabar negosiasi akuisisi ini direspons positif oleh pasar. Pada penutupan perdagangan sesi I hari pengumuman, harga saham SINI tercatat menguat 1,70% ke level Rp14.950 per saham, melanjutkan reli kenaikan hingga 108,36% dalam sebulan terakhir. Pada periode yang sama, saham CUAN turut terapresiasi sebesar 2,20%.






