Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur mengambil tindakan tegas dengan mengusut dugaan kasus permintaan aborsi yang menyeret salah satu finalis Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur 2026. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, Evy Afianasari, menegaskan bahwa pihaknya telah memanggil pihak yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi langsung. Sebuah sidang khusus dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa guna menentukan keputusan resmi terkait status sang finalis. Pemerintah daerah berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan ini secara objektif berdasarkan proses verifikasi yang valid, bukan sekadar bersandar pada isu yang beredar di media sosial.
Bagaimana awal mula kasus dugaan aborsi ini mencuat ke publik?








