Calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sarjito, memaparkan delapan kebijakan strategis untuk mengembangkan ekosistem bursa mineral dan komoditas di dalam negeri. Gagasan tersebut disampaikan dalam rangka membangun pasar komoditas nasional yang tepercaya, terintegrasi, dan berdaya saing.
Pemaparan delapan pilar strategis ini menjadi fokus utama dalam kesiapan Sarjito memimpin pengawasan sektor bursa mineral dan komoditas strategis, yang memiliki peran penting bagi perekonomian nasional.
Bagaimana Jalannya Uji Kelayakan Calon Pengawas BMKS OJK di DPR RI?
Paparan delapan kebijakan strategis tersebut disampaikan Sarjito saat menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) pada Senin (24/8).
Agenda rapat uji kelayakan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun dan dihadiri oleh para anggota Komisi XI DPR RI lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Sarjito menguraikan visi pengawasan dan pengembangan ekosistem bursa mineral dan komoditas strategis melalui pendekatan menyeluruh yang mencakup infrastruktur hingga regulasi.
Apa Saja 8 Pilar Strategis yang Diusung untuk Bursa Mineral dan Komoditas?
Dalam paparannya di hadapan Komisi XI DPR RI, Sarjito menetapkan delapan pilar kebijakan strategis berbasis kepercayaan (trusted) untuk membenahi dan memperkuat ekosistem perdagangan mineral dan komoditas strategis domestik:
1. Trusted Infrastructure Infrastruktur yang aman, andal, terintegrasi, dan memiliki daya tahan dinilai sangat penting dalam pengembangan bursa mineral dan komoditas strategis di dalam negeri. Pilar ini mencakup keandalan mata rantai infrastruktur secara menyeluruh, mulai dari sistem pergudangan, proses valuasi, platform bursa, hingga peran lembaga kliring.
Pemkot Malang Gelar Bimbingan Teknis Penerapan GMP untuk Perkuat Tata Kelola Industri Rokok, Langkah Penerapannya bagi Pabrik

1. Trusted Market Pilar ini diarahkan untuk menciptakan pasar yang transparan, adil, teratur, dalam, likuid, dan terintegrasi. Lingkungan pasar yang sehat akan memberikan kepastian dan kenyamanan bagi para pelaku industri untuk bertransaksi.
1. Trusted Player Fokus pilar ketiga adalah membangun pelaku bursa mineral dan komoditas strategis yang profesional, memiliki kompetensi mumpuni, serta menjunjung integritas tinggi dalam setiap aktivitas perdagangan.
1. Trusted Product Sarjito berkomitmen untuk membangun dan menghadirkan produk-produk komoditas yang relevan dengan kebutuhan industri, memiliki mutu terstandarisasi, transparan, serta memberikan manfaat optimal bagi kepentingan nasional.
1. Trusted Data Pilar kelima ditujukan untuk membenahi tata kelola informasi perdagangan. Sarjito menyoroti bahwa data yang ada saat ini masih tersebar di beberapa tempat, sehingga harus dibuat saling terhubung (interoperable) dan dapat saling bertukar dengan sumber-sumber data yang kredibel.
1. Trusted Regulator Sarjito memastikan langkah pengawasan akan diarahkan untuk membentuk otoritas regulator yang kredibel, konsisten dalam kebijakan, adaptif terhadap perkembangan industri, serta dipercaya oleh pasar.
Wall Street Melemah, Investor Cermati Nvidia dan Data Inflasi AS

1. Trusted Ecosystem Pilar ini menekankan pentingnya membangun ekosistem perdagangan yang solid melalui kolaborasi berkelanjutan dengan lintas pemangku kepentingan, harmonisasi kebijakan antarinstitusi, serta penguatan konektivitas pasar di tingkat global.
1. Trusted Price Pilar terakhir berfokus pada terciptanya pembentukan harga acuan yang kredibel. Pembentukan harga ini harus ditopang secara kuat oleh transaksi riil di pasar, pemenuhan standar mutu komoditas, ketersediaan likuiditas yang cukup, dan penggunaan metodologi penetapan yang kredibel.
Mengapa Pengelolaan Data dan Pembentukan Harga Menjadi Sorotan Utama?
Pengelolaan data komoditas dan pembentukan harga acuan menjadi dua komponen vital dalam arah kebijakan yang diajukan. Penataan data melalui pilar trusted data dinilai mendesak karena keberadaan data yang terfragmentasi di berbagai tempat perlu diintegrasikan agar operasional bursa berjalan secara efisien dan transparan.
Di sisi lain, pilar trusted price ditargetkan mampu menghasilkan harga wajar yang diakui luas. Melalui dukungan transaksi riil, pengawasan standar mutu yang ketat, pasar yang likuid, serta metodologi yang kredibel, bursa mineral dan komoditas strategis diharapkan dapat menjadi acuan harga yang andal dan mencerminkan kekuatan ekonomi nasional.






