berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Energi

Cara PSEL Legok Nangka Mengolah Sampah Menjadi Energi Listrik untuk PLN

Slamet PrabowoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 19.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara PSEL Legok Nangka Mengolah Sampah Menjadi Energi Listrik untuk PLN
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Penumpukan sampah di wilayah perkotaan membutuhkan penanganan yang komprehensif dan inovatif. Salah satu cara yang saat ini sedang diwujudkan oleh pemerintah adalah melalui pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau PSEL Legok Nangka yang berlokasi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Fasilitas ini tidak sekadar berfungsi sebagai tempat pembuangan akhir, tetapi dirancang sebagai pusat konversi energi yang terintegrasi. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui bagaimana proses pengolahan limbah ini berjalan, penting untuk memahami tahapan dan cara kerja PSEL Legok Nangka dalam merubah tumpukan sampah menjadi pasokan listrik yang bermanfaat.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal
Tahap pertama dalam operasional fasilitas ini adalah pengumpulan dan pengolahan sampah dalam skala yang sangat masif. Pembangkit PSEL Legok Nangka dirancang secara khusus untuk mampu mengolah sebanyak 2.131 ton sampah per hari. Kapasitas pengolahan yang besar ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi volume limbah harian yang dihasilkan oleh masyarakat. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menilai bahwa PSEL Legok Nangka merupakan solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah yang selama ini membebani kawasan Bandung Raya. Lebih dari itu, kehadiran fasilitas modern ini juga dinilai dapat memicu lahirnya sistem pengolahan sampah yang lebih maju serta mendidik masyarakat agar senantiasa hidup bersih dan tertib.

Setelah sampah terkumpul di fasilitas tersebut, tahap berikutnya adalah proses konversi untuk menghasilkan energi. Dari total ribuan ton sampah yang diproses setiap harinya, pembangkit ini diproyeksikan mampu menghasilkan listrik dengan kapasitas mencapai 40,79 megawatt. Dalam hitungan tahunan, produksi energi tersebut setara dengan 310 gigawatt-hour. Proses konversi ini memastikan bahwa limbah yang awalnya tidak bernilai dapat diubah menjadi sumber daya yang produktif. Terkait hal ini, Dedi Mulyadi juga menyampaikan bahwa pemanfaatan sampah akan memberikan manfaat berganda. Ia menyebutkan bahwa berkah kedua dari proyek ini adalah tersedianya energi listrik yang akan memberikan sumbangsih besar bagi kekuatan PLN untuk memiliki energi besar bagi kehidupan industri.

Baca Juga

Rencana Sayembara Kota Terbersih Presiden Prabowo, Hadiah, Target, dan Dukungan Alat Berat

Rencana Sayembara Kota Terbersih Presiden Prabowo, Hadiah, Target, dan Dukungan Alat Berat

Langkah selanjutnya adalah memastikan energi listrik yang telah diproduksi dapat didistribusikan kepada masyarakat luas. Untuk mewujudkan hal tersebut, PT PLN (Persero) telah menyatakan kesiapannya untuk menyerap seluruh pasokan listrik dari fasilitas PSEL Legok Nangka. Komitmen penyerapan ini telah diikat secara resmi pada Maret 2026, ketika PLN menandatangani Perjanjian Jual Beli Listrik atau PJBL dengan PT Jabar Environmental Solutions (PT JES). Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Suroso Isnandar, menegaskan kesiapan perusahaannya dalam menjalankan arahan pemerintah. Ia menyatakan bahwa PLN siap mengeksekusi perjanjian tersebut sesuai arahan pemerintah, menyerap produksi listrik dari pengolahan sampah, dan menyalurkannya langsung kepada masyarakat.

Untuk menjamin keberlangsungan operasional pembangkit, skema kerja sama yang disepakati menggunakan model kontrak jangka panjang. Suroso Isnandar menjelaskan bahwa periode PJBL yang disepakati antara PLN dan PT JES berlangsung selama 20 tahun. Jangka waktu ini menjadi bukti nyata komitmen perseroan dalam memberikan kepastian pembelian listrik, yang pada gilirannya mendukung pengembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi secara berkelanjutan. Ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan sampah menjadi listrik adalah langkah nyata menuju kemandirian energi nasional. Menurut Suroso, melalui PSEL, lingkungan tidak hanya dipelihara dengan baik, tetapi juga menghasilkan listrik yang bermanfaat. Ia menegaskan bahwa energi terbarukan ini akan terus-menerus berputar menghasilkan listrik selama pasokan sampah tetap tersedia.

Baca Juga

Penyebab PHK Pabrik Garmen di Jawa Tengah dan Langkah Antisipasi Kemenperin

Penyebab PHK Pabrik Garmen di Jawa Tengah dan Langkah Antisipasi Kemenperin

Tahap terakhir dari implementasi proyek ini adalah penyelesaian konstruksi yang diselaraskan dengan target pembangunan nasional. Proyek PSEL Legok Nangka yang saat ini sedang dalam tahap konstruksi ditargetkan dapat mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2029. Jadwal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan penyelesaian persoalan sampah sebelum tahun 2029 melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025-2029. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot, menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari percepatan penanganan sampah perkotaan. Ia berharap fasilitas di Kabupaten Bandung ini dapat menjadi model percontohan bagi pengembangan proyek serupa di berbagai daerah, sekaligus menjadi simbol komitmen bersama untuk mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jawa BaratPLNPSEL Legok NangkaPengelolaan SampahEnergi Baru Terbarukan

Berita Terbaru Lainnya

Persiapan Menonton Laga Timor Leste vs Indonesia di Piala AFF 2026Mutasi Polri, Brigjen Untung Widyatmoko Ditunjuk Menjadi Kadiv Hubinter BaruCara Warga dan Instansi Menghadapi Krisis Air Bersih Saat Kekeringan MelandaMengenal Proses Hukum dan Penahanan Tersangka TPPU oleh Kejaksaan AgungMenyikapi Lonjakan Harga dan Keterbatasan Pasokan Semen di Sumatera UtaraRencana Sayembara Kota Terbersih Presiden Prabowo, Hadiah, Target, dan Dukungan Alat BeratMemahami Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis Pascaputusan Mahkamah KonstitusiPanduan Program SPPI untuk Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Persiapan Menonton Laga Timor Leste vs Indonesia di Piala AFF 2026

Olahraga

Persiapan Menonton Laga Timor Leste vs Indonesia di Piala AFF 2026

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
  5. 5Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap