Insiden kebakaran kapal laut yang menimpa KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep, Jawa Timur, kembali menjadi pengingat keras tentang pentingnya keselamatan pelayaran. Saat proses evakuasi dan pencocokan data korban dilakukan secara intensif oleh Kementerian Perhubungan, ditemukan ketidaksesuaian data yang cukup mengkhawatirkan. Salah satu temuan utamanya adalah adanya lima anak yang berhasil dievakuasi namun sama sekali tidak tercatat dalam manifes kapal. Kejadian ini menunjukkan betapa krusialnya keakuratan daftar penumpang demi keselamatan seluruh pihak di atas kapal. Berikut adalah langkah-langkah penting yang dapat Anda lakukan sebagai penumpang untuk memastikan seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak, tercatat dengan benar di dalam manifes sebelum melakukan perjalanan dengan kapal laut.
Langkah pertama yang paling mendasar adalah menyadari bahwa manifes bukan sekadar urusan administrasi untuk pembelian tiket, melainkan dokumen keselamatan yang sangat vital. Pencatatan seluruh penumpang sangat penting untuk menjamin hak-hak korban apabila terjadi kecelakaan di tengah laut. Selain itu, data manifes yang akurat secara langsung menentukan ketersediaan perlengkapan keselamatan di atas kapal. Ketersediaan alat keselamatan seperti jumlah jaket pelampung yang sesuai, termasuk jaket pelampung khusus untuk anak-anak, sangat bergantung pada data ini. Jika nama penumpang tidak terdaftar, operator kapal mungkin tidak menyediakan alat keselamatan dalam jumlah yang cukup untuk semua orang.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan dalam keterangannya di Surabaya pada Senin, 3 Agustus 2026 dini hari, bahwa salah satu penyebab utama perbedaan antara data manifes dan kondisi riil di lapangan adalah kebiasaan penumpang. Perbedaan tersebut antara lain disebabkan adanya penumpang yang membatalkan perjalanan tanpa melakukan pembaruan data manifes kepada pihak operator. Oleh karena itu, jika Anda atau anggota keluarga batal berangkat, pastikan untuk selalu melaporkannya agar manifestasi perjalanan segera diperbarui. Begitu juga sebaliknya, jika ada anggota keluarga tambahan yang ikut serta pada menit-menit terakhir, pastikan nama mereka masuk ke dalam sistem tiket resmi sebelum kapal bertolak.
Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Sering kali, anak-anak atau balita dianggap tidak memerlukan tiket penuh sehingga luput dari pencatatan manifes resmi oleh orang tua maupun petugas. Berkaca pada kasus ditemukannya lima anak yang tidak tercatat dalam manifes KMP Mutiara Sentosa II, Anda wajib memastikan setiap anak yang ikut serta dalam perjalanan laut memiliki data yang terdaftar secara resmi. Saat membeli tiket, mintalah petugas loket untuk memasukkan nama dan usia anak ke dalam manifes penumpang. Hal ini mutlak diperlukan guna menjamin hak evakuasi dan keselamatan mereka apabila terjadi insiden yang tidak diinginkan.
Sebelum menaiki kapal, luangkan waktu sejenak untuk melakukan verifikasi ulang data manifes Anda. Langkah preventif ini sangat penting karena proses evakuasi di masa darurat sangat bergantung pada kecocokan data. Sebagai contoh, Kementerian Perhubungan memprioritaskan pencocokan data manifes KMP Mutiara Sentosa II dengan jumlah korban selamat yang berhasil dievakuasi. Proses ini membutuhkan ketelitian tinggi, terutama karena masih terdapat kapal penyelamat yang belum tiba di Pelabuhan Tanjung Perak saat pendataan sedang berlangsung.
Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Keselamatan pelayaran pada dasarnya adalah tanggung jawab bersama antara penumpang, operator, dan pemerintah. Terkait insiden ini, pemerintah menyatakan akan mengevaluasi operator KMP Mutiara Sentosa II setelah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelesaikan investigasi menyeluruh terhadap kebakaran kapal di perairan utara Sumenep tersebut. Evaluasi ini dilakukan untuk menilai kinerja operator, mengingat kapal tersebut dilaporkan telah dua kali mengalami kebakaran. Menteri Perhubungan menegaskan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga dan bahan evaluasi bagi perusahaan pelayaran terkait. Dengan memastikan diri Anda terdaftar resmi, Anda turut mendukung upaya pemerintah menjaga standar keselamatan pelayaran.






