berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Kesehatan

Cara Memanfaatkan Transformasi Kesehatan Indonesia untuk Menarik Investasi Jangka Panjang

Sri NugrohoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 02.36 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memanfaatkan Transformasi Kesehatan Indonesia untuk Menarik Investasi Jangka Panjang
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Indonesia saat ini tengah mengalami transformasi besar di sektor kesehatan yang membuka peluang investasi jangka panjang bagi berbagai pelaku industri tingkat global. Dengan jumlah penduduk yang mencapai sekitar 287 juta jiwa, Indonesia telah memantapkan posisinya sebagai pasar layanan kesehatan terbesar di wilayah Asia Tenggara. Momentum penting terkait potensi ini dibahas secara mendalam dalam acara Indonesia Partnering Day 2026 yang mengusung tema 'Advancing Healthcare Delivery and Innovation'. Acara tersebut diselenggarakan di Jakarta pada hari Rabu, 29 Juli 2026. Pertemuan strategis ini mempertegas arah baru pengembangan layanan kesehatan nasional yang semakin terbuka bagi kolaborasi dan inovasi. Bagi para pelaku usaha dan perintis di bidang kesehatan, terdapat beberapa langkah strategis yang dapat diterapkan untuk memanfaatkan peluang investasi ini secara maksimal.

Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menyelaraskan inovasi bisnis dengan kebutuhan pasar kesehatan digital yang terus berkembang. Kehadiran investor global seperti Novo Holdings menjadi bukti nyata besarnya potensi ini. Novo Holdings didirikan pada tahun 1999 dengan tujuan utama untuk mengelola aset dan kekayaan milik Novo Nordisk Foundation. Perusahaan ini telah aktif menanamkan modal di Indonesia sejak tahun 2021 melalui platform kesehatan digital Halodoc. Pada tahun 2025, kolaborasi tersebut semakin kuat dengan peluncuran Halofit, yang merupakan klinik obesitas digital pertama di Indonesia. Peluncuran ini terwujud berkat kemitraan strategis antara Halodoc dan Novo Nordisk Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa solusi digital yang mampu menjawab masalah kesehatan spesifik sangat diminati oleh pasar dan investor internasional.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Langkah kedua bagi pelaku industri adalah memfokuskan pengembangan pada teknologi medis tingkat lanjut, khususnya yang berkaitan dengan kecerdasan buatan dan genomik. Sejak tahun 2022, Novo Holdings telah mengarahkan pendanaan pada perusahaan teknologi kesehatan yang mengembangkan solusi diagnostik berbasis AI untuk keperluan pencitraan medis. Selain itu, pada tahun yang sama, investasi juga disalurkan kepada perusahaan riset dan diagnostik berbasis genomik. Langkah ini sejalan dengan tren inovasi global di mana pemegang saham pengendali Novo Nordisk dan Novonesis, yaitu Novo Holdings, terus memperluas jangkauan portofolionya. Sebagai contoh nyata dari adopsi teknologi ini, perusahaan farmasi global Novo Nordisk secara resmi telah menjalin kemitraan strategis dengan OpenAI guna mendorong transformasi penemuan dan distribusi obat berbasis kecerdasan buatan.

Baca Juga

Memahami Dinamika Terkini Maroko, Krisis Perbatasan Ceuta dan Kiprah Piala Dunia 2026

Memahami Dinamika Terkini Maroko, Krisis Perbatasan Ceuta dan Kiprah Piala Dunia 2026

Langkah ketiga adalah memanfaatkan keberadaan kawasan ekonomi khusus yang dirancang secara spesifik untuk ekosistem kesehatan terpadu. Salah satu inisiatif utama di Indonesia adalah kehadiran KEK ETKI Banten (D-HUB SEZ) yang berlokasi di kawasan BSD City. Kawasan ini memiliki fokus utama untuk mengembangkan sektor kesehatan dan pendidikan internasional pada tahun 2026. Menempatkan basis operasional atau pusat riset di wilayah khusus seperti ini dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perusahaan lokal. Infrastruktur yang terintegrasi di dalam kawasan ekonomi khusus umumnya dinilai sangat kondusif dan menarik perhatian lembaga keuangan internasional yang mencari kepastian regulasi serta fasilitas pendukung yang memadai untuk investasi jangka panjang.

Langkah keempat adalah menyesuaikan skala bisnis agar dapat memenuhi kriteria pendanaan dari institusi global. Perusahaan investasi berskala besar seperti Novo Holdings memiliki kriteria komitmen investasi yang umumnya berkisar antara US$30 juta hingga US$100 juta untuk setiap investasi. Kapasitas pendanaan mereka sangat kuat, dibuktikan dengan total aset kelolaan yang mencapai US$109 miliar pada akhir tahun 2025, atau setara dengan DKK694 miliar maupun EUR93 miliar. Pada tahun 2025 saja, sekitar US$2 miliar diinvestasikan secara khusus pada sektor ilmu hayati. Secara keseluruhan, Novo Holdings memiliki 171 perusahaan di dalam portofolio investasi mereka, dengan 147 perusahaan di antaranya bergerak secara spesifik di sektor ilmu hayati.

Baca Juga

Perjalanan Cinta Shania Twain dan Frédéric Thiébaud dalam Menyembuhkan Luka Masa Lalu

Perjalanan Cinta Shania Twain dan Frédéric Thiébaud dalam Menyembuhkan Luka Masa Lalu

Langkah terakhir untuk meraih pendanaan adalah memahami struktur operasional dan membangun komunikasi dengan tim regional dari calon investor. Secara global, Novo Holdings beroperasi melalui tujuh kantor dengan total 235 karyawan hingga akhir tahun 2025. Kantor pusatnya berada di Copenhagen, Denmark, dengan jaringan internasional yang mencakup Boston, San Francisco, London, Singapura, Shanghai, serta Mumbai yang baru dibuka pada tahun 2024. Khusus untuk kawasan ini, tim Asia beroperasi dari Singapura, Shanghai, dan Mumbai dengan 24 anggota yang bekerja penuh waktu. Tim ini bertugas mendukung 17 perusahaan portofolio di kawasan tersebut dan berada di bawah arahan Dr Amit Kakar selaku Managing Partner & Head of Asia. Memahami rekam jejak dan jaringan ini akan sangat membantu pelaku industri kesehatan nasional dalam memposisikan diri meraih investasi jangka panjang.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Investasi KesehatanTransformasi KesehatanNovo HoldingsTeknologi MedisHalodocKawasan Ekonomi Khusus

Berita Terbaru Lainnya

Upaya Kemenperin Mengantisipasi Penutupan Pabrik Melalui Sistem Pemantauan War RoomKinerja dan Daya Tahan Industri Manufaktur Indonesia di Tengah Ketidakpastian GlobalMemahami Dinamika Terkini Maroko, Krisis Perbatasan Ceuta dan Kiprah Piala Dunia 2026Perjalanan Cinta Shania Twain dan Frédéric Thiébaud dalam Menyembuhkan Luka Masa LaluPresiden Prabowo Resmikan KPR Subsidi di Batang dan Ingatkan Aparat Jangan Jadi Jenderal SalonStrategi Kabupaten Malinau Mewujudkan Universal Health Coverage bagi MasyarakatMengapa Warga Indonesia Semakin Banyak Menyimpan Dolar AS di Tabungan ValasLaba Bersih bank bjb Tumbuh 58,8 Persen pada Semester I 2026

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Kinerja dan Daya Tahan Industri Manufaktur Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Ekonomi

Kinerja dan Daya Tahan Industri Manufaktur Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

31 Jul 2026

🔥

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional · 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi · 30 Jul 2026
  3. 3Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi · 30 Jul 2026
  4. 4Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata · 30 Jul 2026
  5. 5Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026Ekonomi · 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap