Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melaporkan adanya pergeseran posisi pada bangkai kapal KM Virgo Transport 8 yang mengalami musibah terbalik di perairan Laut Jawa. Meskipun telah berada di kedalaman sekitar 30 meter, posisi badan kapal yang terbalik tersebut terdeteksi telah bergeser sejauh kurang lebih 1,6 nautical mile (mil laut) dari titik koordinat semula.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan bahwa pergerakan bangkai kapal di kedalaman laut tersebut disebabkan oleh masih adanya sekat-sekat atau ruang kosong di bagian dalam kapal yang belum sepenuhnya terisi air. Kondisi ruang kosong berudara inilah yang membuat fisik kapal masih memiliki daya apung melayang di bawah air dan dapat berpindah posisi terbawa dinamika arus laut.
Keberadaan ruang kosong tersebut juga menjadi pertimbangan penting dalam operasi penyelaman karena menyimpan bahaya yang sangat tinggi. Menurut Syafii, tindakan membuka salah satu sekat ruang kosong saat operasi penyelaman dapat memicu lonjakan perubahan tekanan air yang luar biasa ekstrem, sehingga situasi tersebut sangat membahayakan keselamatan para personel penyelam.
OTT BPN Bogor, KPK Temukan 17 Koper Berisi Uang Rp100 Miliar di Rumah Gus A

Menghadapi kendala teknis tersebut, Basarnas bersama unsur TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan tim SAR gabungan saat ini tengah mendalami sejumlah langkah penanganan strategis terhadap bangkai KM Virgo Transport 8. Beberapa opsi yang sedang dikaji meliputi upaya membalikkan posisi kapal agar tidak lagi berada dalam posisi terbalik, hingga skenario penarikan kapal demi mempermudah proses penanganan evakuasi korban lebih lanjut.
Sementara itu, pelaksanaan operasi pencarian bawah laut sempat dihentikan sementara waktu akibat kondisi cuaca buruk yang terjadi di lokasi perairan. Operasi pencarian bawah air direncanakan kembali digencarkan dengan mengerahkan dukungan kapal KRI Canopus serta peralatan pemantau bawah laut mutakhir, termasuk drone bawah laut, Multibeam Echo Sounder, dan Remotely Operated Vehicle (ROV).
Asap Karhutla Kembali Terlihat di Kawasan IKN

Berdasarkan data perkembangan operasi hingga Senin, total penumpang dan awak yang berada di atas KM Virgo Transport 8 berjumlah 243 orang. Dari keseluruhan data tersebut, sebanyak 114 korban telah berhasil ditemukan, dengan 6 orang di antaranya terkonfirmasi meninggal dunia, sementara 129 korban lainnya masih dinyatakan hilang dan terus diupayakan pencariannya oleh tim gabungan.






