berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Nasional

Akun NASA Soroti Kebakaran Hutan di Indonesia yang Meluas

Ance RundenganDiterbitkan 4 Sep 2026 - 18.08 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Akun NASA Soroti Kebakaran Hutan di Indonesia yang Meluas
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menyoroti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kian meluas di Indonesia melalui pantauan citra satelit. Melalui publikasi resminya pada 3 September 2026, NASA memaparkan sebaran kebakaran yang terekam oleh sensor MODIS pada satelit Aqua per 1 September 2026.

Data satelit NASA dan NOAA, khususnya sensor MODIS dan VIIRS, turut dimanfaatkan pemerintah Indonesia untuk memantau persebaran titik panas secara waktu nyata. Sistem pemantauan SiPongi milik Kementerian Kehutanan Indonesia mencatat 946 titik panas pada 31 Agustus 2026. Kendati demikian, tingginya angka tersebut memiliki keterbatasan deteksi. Satu titik kebakaran dapat memicu beberapa deteksi satelit sekaligus. Sebaliknya, saat kebakaran di darat makin parah, tutupan kabut asap tebal justru berisiko menyamarkan titik panas dari sensor satelit.

Baca Juga

Kemendikdasmen Bangun Puluhan Tenda untuk Sekolah Darurat di NTT

Kemendikdasmen Bangun Puluhan Tenda untuk Sekolah Darurat di NTT

Karakteristik kebakaran lahan gambut tropis menjadi perhatian utama karena sulit dikendalikan. Berbeda dari kebakaran hutan biasa, api di lahan gambut merambat dan membara di lapisan bawah tanah yang mengering. Indonesia sendiri memiliki sekitar 36 persen dari total lahan gambut tropis dunia. Peneliti Universitas Columbia, Robert Field, menjelaskan bahwa kebakaran yang sudah mencapai lapisan bawah tanah tidak akan berhenti sampai musim hujan tiba pada Oktober atau November.

Kondisi kering di berbagai wilayah diperparah oleh dinamika iklim regional. NOAA mencatat pola El Ni帽o yang muncul dan menguat pada Agustus, bersamaan dengan fase positif Indian Ocean Dipole (IOD). Menurut data BMKG, sekitar 90 persen wilayah Indonesia mencatat curah hujan yang sangat rendah atau bahkan tanpa hujan pada awal Agustus.

Baca Juga

Pohon Tua di Pandanaran Semarang Tumbang, 2 Orang Meninggal Dunia

Pohon Tua di Pandanaran Semarang Tumbang, 2 Orang Meninggal Dunia

Dari sisi dampak lingkungan, karhutla selama sekitar satu bulan hingga 2 September 2026 diperkirakan telah melepas emisi sekitar 10 persen dari total emisi karhutla 2015. Sebagai pembanding, kebakaran selama lebih dari tiga bulan pada 2015 silam menghasilkan sekitar 1,75 miliar ton setara gas rumah kaca, melampaui total emisi tahunan Jepang.

Sumber: Tirto

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlaBMKGNASAlahan gambut

Berita Terbaru Lainnya

Kemendikdasmen Bangun Puluhan Tenda untuk Sekolah Darurat di NTTPohon Tua di Pandanaran Semarang Tumbang, 2 Orang Meninggal DuniaCerita Kepanikan Penghuni Dapat Kabar Apartemen Pavilion Kebakaran di Tanah AbangMalaysia Tetapkan Darurat Asap Karhutla, 647 Sekolah TutupTersangka Kasus Kebakaran Hutan Bertambah Jadi 112 OrangPemadaman Kebakaran dan Evakuasi di Apartemen Pavilion Selesai Usai 6,5 JamJateng Catat 615 Kebakaran hingga Agustus 2026, Kapasitas Relawan DiperkuatCerita Evakuasi Korban Kebakaran Pavilium Pakai Skylift, 33 Penghuni Berhasil Diselamatkan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap