berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Malaysia Tetapkan Darurat Asap Karhutla, 647 Sekolah Tutup

Ance RundenganDiterbitkan 4 Sep 2026 - 19.52 路 4 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Malaysia Tetapkan Darurat Asap Karhutla, 647 Sekolah Tutup
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Pemerintah Malaysia resmi menetapkan status darurat akibat kabut asap di seluruh wilayah Divisi Serian, Sarawak. Kebijakan darurat ini diambil menyusul lonjakan polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan yang telah mencapai level berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

Deklarasi darurat tersebut disetujui oleh Raja Malaysia Sultan Ibrahim setelah mempertimbangkan masukan dari Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim, Pemimpin Sarawak Tan Sri Abang Johari Openg, serta instansi teknis terkait.

Berdasarkan data Environmental Quality Management System hingga Jumat (4/9/2026) pukul 16.00 waktu setempat, Indeks Pencemaran Udara (API) di Serian melonjak tajam hingga menyentuh angka 514, yang masuk dalam kategori berbahaya. Kualitas udara di wilayah Kuching juga berada dalam kondisi buruk dengan catatan API mencapai 313.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Kondisi tersebut berdampak langsung pada sektor pendidikan. Sebanyak 647 sekolah di Sarawak鈥攖erdiri dari 563 sekolah dasar dan 84 sekolah menengah鈥攄iinstruksikan tutup selama lima hari terhitung mulai 7 hingga 11 September 2026. Direktur Pendidikan Sarawak Omar Mahli menyatakan langkah ini diambil setelah menerima pemaparan dan analisis cuaca dari Departemen Meteorologi Malaysia (MetMalaysia).

Instruksi penutupan sekolah mencakup wilayah di bawah kantor pendidikan distrik Kuching, Padawan, Bau, Lundu, Samarahan, Simunjan, Serian, Sri Aman, Lubok Antu, Kanowit, Julau, dan Maradong.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Selain mengancam kesehatan publik, pekatnya asap karhutla mengancam kelangsungan ekosistem dan keanekaragaman hayati. Pakar Tata Kelola Lingkungan Universitas Putra Malaysia (UPM) Profesor Madya Haliza Abdul Rahman menjelaskan bahwa asap beracun dapat memicu infeksi pernapasan kronis, menurunkan tingkat reproduksi, menyebabkan dehidrasi, serta menipiskan cadangan makanan satwa liar, termasuk populasi primata dan orangutan di Borneo dan Sumatra. Paparan asap juga mengganggu siklus serangga penyerbuk seperti lebah dan kunang-kunang serta mengancam burung rangkong.

Sebagai langkah mitigasi lingkungan, Haliza mendorong pembentukan tim respons cepat lintas lembaga yang melibatkan Departemen Satwa Liar dan Taman Nasional (Perhilitan), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Malaysia (JBPM), dan kelompok non-pemerintah, disertai pemasangan sensor kualitas udara dan sistem peringatan dini berbasis kecerdasan buatan di kawasan hutan lindung.

Sumber: Tirto

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kabut AsapKarhutlaSarawakMalaysia

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap