berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Aksi Jual Asing Tekan Saham Big Caps di Awal Agustus 2026

Sri NugrohoDiterbitkan 4 Agu 2026 - 13.21 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Aksi Jual Asing Tekan Saham Big Caps di Awal Agustus 2026
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada awal bulan Agustus 2026 dibuka dengan dinamika yang cukup menantang bagi para pelaku pasar domestik. Pada hari perdagangan pertama bulan tersebut, tepatnya Senin, 3 Agustus 2026, investor asing secara kolektif membukukan aksi jual bersih atau net sell yang cukup signifikan di seluruh pasar. Tekanan jual dari pemodal internasional ini mencapai nilai total Rp708 miliar. Meskipun terdapat aliran modal keluar asing yang cukup besar pada awal pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan ketahanan yang menarik dengan hanya melemah sangat tipis saat bel penutupan perdagangan berbunyi.

Berdasarkan data perdagangan resmi hingga pukul 16.00 WIB, IHSG berada di level 6.234,49. Posisi penutupan ini mencerminkan penurunan yang sangat minor, yaitu hanya sebesar 1,63 poin atau sekitar 0,03 persen jika dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan pada pekan sebelumnya yang berada di level 6.236,13. Tipisnya pelemahan indeks ini mengindikasikan adanya perimbangan kekuatan di pasar, di mana aksi jual asing diserap oleh aktivitas transaksi domestik yang tetap bergairah sepanjang hari perdagangan tersebut.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Meskipun pelemahan indeks secara keseluruhan tergolong tipis, tekanan terhadap saham-saham berkapitalisasi pasar besar tetap tidak terhindarkan. Sejumlah emiten papan atas dari berbagai sektor menjadi sasaran utama pelepasan portofolio oleh investor asing. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menempati urutan pertama sebagai saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing pada hari itu, dengan nilai penjualan bersih yang mencapai angka Rp191,9 miliar. Nilai pelepasan pada saham TPIA ini menjadi yang terbesar di antara seluruh emiten yang ada di bursa.

Baca Juga

Kolaborasi MONDIAL dan Nicholas Saputra dalam Koleksi Baru Precious Fire

Kolaborasi MONDIAL dan Nicholas Saputra dalam Koleksi Baru Precious Fire

Menyusul di posisi kedua, saham dari sektor tambang mineral yakni PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) juga mencatatkan penjualan bersih oleh asing dengan nilai mencapai Rp91,1 miliar. Sektor perbankan pelat merah yang biasanya menjadi penopang utama likuiditas pasar juga tidak luput dari tekanan jual asing. PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) mencatatkan net sell asing sebesar Rp88,4 miliar, sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) menyusul dengan nilai penjualan bersih asing sebesar Rp62,2 miliar. Sementara itu, saham konglomerasi multisektor PT Astra International Tbk. (ASII) berada di posisi berikutnya dengan nilai net sell asing sebesar Rp53,3 miliar pada hari perdagangan pertama Agustus tersebut.

Selain tekanan langsung dari aksi jual bersih asing pada saham-saham berkapitalisasi besar di atas, pergerakan IHSG pada hari Senin tersebut juga dipengaruhi oleh beberapa emiten yang menjadi pemberat utama kinerja indeks. Emiten-emiten yang tercatat menyeret performa IHSG ke zona merah pada perdagangan awal pekan ini meliputi BREN, DCII, BBCA, BUVA, dan MLPT. Kehadiran emiten-emiten pemberat ini berkontribusi langsung pada tertahannya laju penguatan indeks, meskipun beberapa saham lain di luar kelompok tersebut masih menunjukkan kinerja yang positif.

Baca Juga

Integrasi Data Dukcapil Sebagai Fondasi Layanan Publik Digital

Integrasi Data Dukcapil Sebagai Fondasi Layanan Publik Digital

Secara keseluruhan, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia sepanjang hari Senin tersebut berlangsung sangat aktif dan likuid. Nilai transaksi harian tercatat mencapai Rp14,38 triliun, sebuah angka transaksi yang cukup besar untuk memulai pekan pertama di bulan Agustus. Volume perdagangan pada hari itu menyentuh angka 38,77 miliar saham yang berpindah tangan melalui total 2,33 juta kali transaksi. Dari sisi pergerakan harga individual, pasar menunjukkan variasi yang cukup dinamis. Tercatat sebanyak 292 saham berhasil mengalami penguatan harga, sementara 348 saham lainnya mengalami pelemahan, dan 150 saham bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga sama sekali dari posisi penutupan sebelumnya.

Bagi para pelaku pasar lokal di Indonesia, kondisi perdagangan pada awal Agustus 2026 ini memberikan catatan penting mengenai arah pergerakan dana asing. Namun, terdapat keterbatasan informasi yang perlu diperhatikan, karena data transaksi harian ini belum dapat memastikan apakah tekanan jual asing senilai Rp708 miliar ini akan berlanjut menjadi tren keluar modal jangka panjang atau hanya sekadar penyesuaian portofolio taktis di awal bulan. Oleh karena itu, para investor domestik disarankan untuk terus memantau perkembangan pergerakan dana asing dan stabilitas indeks pada sesi-sesi perdagangan berikutnya guna mengantisipasi volatilitas pasar yang mungkin terjadi.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IHSGBursa Efek IndonesiaInvestasi AsingSaham Big Caps

Berita Terbaru Lainnya

Memahami Penyebab Deflasi Juli 2026 dan Dampaknya terhadap Perekonomian IndonesiaTurki, Mesir, dan Qatar Kecam Peningkatan Serangan Israel di GazaKolaborasi MONDIAL dan Nicholas Saputra dalam Koleksi Baru Precious FireBangun Portofolio Multi-Aset, Ini 6 Aplikasi Reksa Dana Terbaik 2026Integrasi Data Dukcapil Sebagai Fondasi Layanan Publik DigitalWabah Cyclosporiasis di Amerika Serikat, Penyebaran Kasus dan Dampaknya pada Jaringan RestoranLangkah Asprindo Cetak Wirausaha Muda Lewat Kurikulum SekolahLaba Bank Permata Tetap Tumbuh Didorong Efisiensi Cadangan Kerugian

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

Kriminal

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

3 Agu 2026

Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026

Ekonomi

Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026

3 Agu 2026

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Nasional

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak SalatKriminal 路 3 Agu 2026
  5. 5Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026Ekonomi 路 3 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap