Kebakaran melanda kawasan permukiman di Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) pagi. Dua unit rumah tinggal warga hangus terbakar dalam peristiwa yang diduga dipicu oleh gangguan kelistrikan tersebut.
Peristiwa kebakaran sempat memicu kepanikan warga di sekitar lokasi. Insiden bermula saat seorang warga bernama Anan yang tengah berada di Balai Kesehatan AL melihat kobaran api muncul dari salah satu rumah yang posisinya berada persis di seberang fasilitas kesehatan tersebut.
Melihat kobaran api kian membesar, Anan langsung berteriak memperingatkan pemilik rumah agar segera menyelamatkan diri keluar dari bangunan. Penghuni rumah yang panik kemudian berhamburan keluar menuju Balai Kesehatan AL sembari berteriak meminta pertolongan, sebelum akhirnya warga sekitar bergegas menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Kapolri, Polri Gotong Royong Iuran Bantu Korban Gempa NTT, Capai Rp 12,6 M

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, menyatakan bahwa laporan mengenai kebakaran tersebut pertama kali diterima petugas pada pukul 08.03 WIB.
Menindaklanjuti laporan warga, petugas pemadam mengerahkan kekuatan penuh dengan meluncurkan 20 unit mobil pemadam kebakaran beserta 83 personel ke lokasi kejadian. Rombongan unit berangkat pada pukul 08.05 WIB dan operasi pemadaman mulai berlangsung efektif di titik api pada pukul 08.17 WIB.
Kapolri, Polri Gotong Royong Iuran untuk Korban Gempa NTT, Terkumpul Rp 12,68 M

Upaya pemadaman berhasil menahan perambatan api hingga dapat dilokalisasi pada pukul 09.03 WIB. Seluruh rangkaian operasi pemadaman dan proses pendinginan area akhirnya dinyatakan rampung secara menyeluruh pada pukul 10.53 WIB.






