Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang (TNBS) di wilayah Jambi. Kobaran api menghanguskan puluhan hektare lahan gambut yang didominasi semak belukar sejak Rabu petang.
Titik api terdeteksi di Resort Simpang Datuk, Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah 1 pada Grid 1.3.2. Secara administratif, lokasi kebakaran berada di kawasan Parit Empat, Desa Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.
Berdasarkan pantauan udara menggunakan drone, total area yang terbakar diperkirakan mencapai 21,8 hektare. Dari luasan tersebut, sebanyak 13,2 hektare berada tepat di dalam kawasan konservasi TNBS, sementara sisanya membakar Area Penggunaan Lain (APL).
Hambatan Pemadaman dan Angin Kencang
Kepala Balai TNBS Yunaidi mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa personel gabungan langsung diterjunkan untuk memetakan jalur pemadaman. Petugas berupaya mencari akses terbaik menuju kepala api guna mempercepat isolasi kobaran.
Cuaca Buruk di Pidie Puluhan Hektare Tanaman Padi Rubuh, Petani Merugi

Namun, hembusan angin kencang di lokasi mempercepat perambatan api hingga sulit dikendalikan. Hingga Rabu malam, operasi pemadaman darat terpaksa dihentikan sementara demi keselamatan personel dan dijadwalkan berlanjut keesokan harinya.
Untuk menahan laju kebakaran, Satuan Tugas (Satgas) Karhutla merencanakan penambahan jumlah personel di lapangan. Tim juga memperpanjang jalur instalasi selang air agar dapat menyemprot titik-titik api yang posisinya berada jauh di pedalaman gambut.
Menghadapi kerentanan musim kemarau, Yunaidi mengimbau keras masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, mengingat material gambut kering sangat mudah menyulut kebakaran luas yang sulit dipadamkan.
Tahan Imbang Tailan 2-2, Vietnam Pertahankan Gelar Juara Piala AFF

Penegakan Hukum dan Dampak Karhutla Jambi
Situasi karhutla di lahan gambut Jambi mendapat perhatian langsung dari Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang meninjau lokasi terdampak. Menhut mengingatkan potensi bahaya api bawah permukaan (ground fire) pada lahan gambut yang kerap menyala kembali meski permukaan terlihat padam, sembari menekankan peran krusial Masyarakat Peduli Api di tingkat tapak.
Raja Juli Antoni turut mengungkapkan bahwa sebanyak tiga kasus kebakaran yang melibatkan pihak perusahaan di Jambi kini telah masuk dalam tahap penyelidikan aparat penegak hukum.
Sementara itu, imbas asap akibat karhutla di daerah mulai dirasakan warga sekitar. Sebagai langkah mitigasi dampak kesehatan kabut asap, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin menyalurkan sebanyak 6.000 masker gratis kepada masyarakat di Kota Jambi.






