berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Nasional

Tak Cuma Megathrust, Pakar Ingatkan Petaka Gempa Intra-Slab Ancam Jawa

Yolanda RumbayanDiterbitkan 5 Sep 2026 - 15.37 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tak Cuma Megathrust, Pakar Ingatkan Petaka Gempa Intra-Slab Ancam Jawa
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Perhatian publik terhadap potensi bencana seismik selama ini kerap terpusat pada 14 segmen megathrust yang mengelilingi Indonesia. Namun, pakar kebencanaan mengingatkan adanya ancaman lain yang sama destruktifnya bagi Pulau Jawa, yakni gempa intra-slab atau gempa di dalam lempeng.

Peringatan tersebut mengemuka menyusul peristiwa gempa bumi berkekuatan M5,3 di Cilacap pada 4 September 2026 siang. Pakar dari Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan gempa intra-slab bersumber patahan turun (normal fault) akibat kombinasi tarikan gravitasi (slab pull) dan tekukan lempeng, yang getarannya bahkan terasa hingga ke Jawa Timur.

Berbeda dengan megathrust yang berada di zona kontak antarlempeng dangkal, gempa intra-slab terjadi akibat proses deformasi dan patahan batuan di dalam lempeng samudra yang menukik ke bawah. Aktivitas ini berlangsung pada kedalaman menengah antara 60 hingga 300 kilometer, bahkan hingga kedalaman lebih dari 300 kilometer. Tiga pemicu utamanya mencakup gaya tarik gravitasi, tekanan tekukan tajam lempeng, serta proses dehidrasi batuan.

Baca Juga

Korban Gempa NTT Sambut Bantuan Kemanusiaan yang Datang

Korban Gempa NTT Sambut Bantuan Kemanusiaan yang Datang

Secara karakter, gempa intra-slab tidak memicu gelombang tsunami. Meski demikian, jenis gempa ini mendominasi guncangan tanah frekuensi tinggi. Apabila kekuatannya mencapai M6,0 ke atas, gelombang geser (shear wave atau gelombang S) mampu merambat sangat efisien melalui struktur batuan lempeng yang padat, sehingga melipatgandakan tingkat kerusakan infrastruktur di permukaan tanah.

Catatan historis membuktikan daya rusak gempa intra-slab di Pulau Jawa dari masa ke masa. Pada 10 Juni 1867, gempa M7,8 menewaskan 500 orang dan merusak hampir seluruh Jawa. Kerusakan meluas serupa terjadi akibat gempa M7,6 pada 28 Maret 1875, disusul gempa M7,9 pada 27 Februari 1903 yang melanda Banten, Jawa Barat, dan Lampung.

Baca Juga

Kepergok Hendak Curi Tabung Gas, Maling di Bogor Ditangkap Warga

Kepergok Hendak Curi Tabung Gas, Maling di Bogor Ditangkap Warga

Rentetan bencana berlanjut pada 23 Juli 1943 ketika gempa M7,1 memorak-porandakan Cilacap, Tegal, Purwokerto, Kebumen, Purworejo, Bantul, hingga Pacitan serta merenggut lebih dari 213 jiwa. Di era modern, gempa intra-slab Jawa Barat M7,0 pada 2 September 2009 menyebabkan 108 korban tewas, sedangkan gempa Jawa Timur pada 10 April 2021 merusak 16 kabupaten dan kota serta mengakibatkan 10 korban jiwa.

Guna mengantisipasi ancaman tersebut, mitigasi dinilai perlu memadukan analisis seismologi komprehensif, seperti pemetaan zonasi stress field dan pemantauan mikroseismik secara langsung pada litosfer tersubduksi. Selain itu, penegakan standar bangunan tahan gempa berbasis percepatan tanah puncak (Peak Ground Acceleration/PGA) menjadi langkah mutlak untuk menekan risiko korban dan kerusakan.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Mitigasi BencanaGempa Bumi

Berita Terbaru Lainnya

Korban Gempa NTT Sambut Bantuan Kemanusiaan yang DatangTransaksi Inbound QRIS oleh Warga Negara Asing Tembus Rp5,9 Triliun hingga Juli 2026Gubernur Mirzani, Gen Z dan Post Gen Z Jadi Kekuatan Ekonomi Baru LampungNagita Slavina Beber Jurus Rahasia Ubah POV Raffi Ahmad Soal InvestasiKepergok Hendak Curi Tabung Gas, Maling di Bogor Ditangkap WargaCerita Nagita Slavina Raih Cuan Investasi Saham Saat Pandemi Covid-19PVMBG Catat Erupsi Anak Krakatau Masih Berlangsung hingga Sabtu PagiKA Wijaya Kusuma Tabrak Sedan di Jember, Sopir Dievakuasi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap