berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Nasional

Tahapan Telkom Melakukan Spin-Off Aset Infrastruktur ke InfraNexia Senilai Rp 49,9 Triliun

Slamet PrabowoDiterbitkan 9 Agu 2026 - 00.26 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tahapan Telkom Melakukan Spin-Off Aset Infrastruktur ke InfraNexia Senilai Rp 49,9 Triliun
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi merampungkan transaksi Spin-Off InfraCo Tahap 2 dengan nilai transaksi yang sangat signifikan mencapai Rp 49,9 triliun. Langkah korporasi berskala besar ini memposisikan PT Telkom Infrastruktur Indonesia, yang juga dikenal luas dengan nama InfraNexia, sebagai pilar utama baru dalam bisnis wholesale connectivity perusahaan. Melalui transaksi pemisahan ini, Telkom secara bertahap memindahkan kepemilikan dan pengelolaan sebagian besar aset infrastruktur jaringan miliknya ke dalam entitas operating company tersebut. Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, mengawal jalannya transformasi besar ini guna memastikan optimalisasi potensi infrastruktur telekomunikasi yang dimiliki oleh korporasi dapat berjalan dengan baik dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Bagi publik dan pelaku industri yang ingin memahami bagaimana proses restrukturisasi ini berjalan, terdapat beberapa tahapan penting yang telah dilalui secara sistematis oleh TelkomGroup. Proses pemisahan atau spin-off ini tidak dilakukan dalam satu langkah instan, melainkan diawali dengan pelaksanaan Spin-Off InfraCo Tahap 1 yang telah efektif berlaku sejak Januari 2026. Tahapan awal tersebut menjadi fondasi operasional dan hukum yang penting sebelum Telkom melangkah ke tahap kedua yang memiliki nilai transaksi jauh lebih besar. Seluruh rangkaian pemisahan aset infrastruktur ini dirancang secara terstruktur untuk mendukung transisi besar Telkom menuju bentuk perusahaan induk strategis atau strategic holding company di masa mendatang.

Langkah pemisahan aset ke dalam InfraNexia ini juga menjadi bagian krusial dari upaya TelkomGroup dalam mendorong akselerasi strategi jangka panjang korporasi yang dikenal dengan nama TLKM 30. Di dalam strategi besar tersebut, terdapat satu pilar utama yang menjadi fokus pergerakan bisnis perusahaan saat ini, yaitu pilar unlock value. Cara kerja dari pilar unlock value ini difokuskan sepenuhnya pada percepatan monetisasi berbagai aset infrastruktur bernilai tinggi yang selama ini berada di bawah pengelolaan langsung Telkom. Aset-aset infrastruktur bernilai tinggi yang masuk dalam target monetisasi cepat ini mencakup fasilitas pusat data atau data center, menara telekomunikasi atau tower, serta jaringan kabel fiber optik yang tersebar luas.

Baca Juga

Nilai Transaksi QRIS Capai Rp600,69 Triliun pada Paruh Pertama 2026

Nilai Transaksi QRIS Capai Rp600,69 Triliun pada Paruh Pertama 2026

Melalui penyelesaian transaksi tahap kedua yang bernilai puluhan triliun rupiah ini, InfraNexia kini memegang kendali penuh atas sebagian besar infrastruktur fisik yang sebelumnya dimiliki oleh induk usahanya. Perusahaan operasional ini diproyeksikan akan memiliki lebih dari 90 persen dari total keseluruhan aset infrastruktur jaringan yang sebelumnya dikuasai langsung oleh Telkom. Pengalihan aset berskala besar dari perusahaan induk ke anak usaha ini mencakup berbagai komponen vital telekomunikasi nasional. Komponen-komponen tersebut meliputi jaringan akses yang menghubungkan langsung ke pelanggan akhir, jaringan utama atau core backbone, hingga berbagai bentuk infrastruktur pendukung lainnya yang menopang stabilitas operasional jaringan.

Dalam hal pengelolaan infrastruktur fisik di lapangan, InfraNexia memikul tanggung jawab yang sangat besar untuk mengoperasikan bentangan kabel yang sangat luas. Perusahaan operasional ini nantinya akan mengelola sekitar 112.000 kilometer jaringan fiber optik di berbagai wilayah Indonesia. Jaringan fiber optik yang berada di bawah pengelolaan langsung InfraNexia tersebut sudah mencakup sekitar 26.000 kilometer Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) domestik yang membentang luas di wilayah perairan nusantara. Panjang SKKL domestik sebesar 26.000 kilometer ini digambarkan memiliki bentang panjang yang hampir setara dengan tiga kali keliling bumi, menjadikannya salah satu infrastruktur konektivitas bawah laut terpanjang dan terpenting di Indonesia.

Baca Juga

Program Relawan Global dan CSR Tingkatkan Kualitas Fasilitas Pendidikan serta Sosial di Cilegon

Program Relawan Global dan CSR Tingkatkan Kualitas Fasilitas Pendidikan serta Sosial di Cilegon

Selain untuk kepentingan internal TelkomGroup dalam memperkuat struktur bisnisnya, pelaksanaan Spin-Off InfraCo Tahap 2 ini juga dirancang agar selaras dengan agenda besar pemerintah Indonesia. Langkah restrukturisasi dan pemisahan aset ini berjalan beriringan serta mendukung penuh inisiatif Danantara Asset Management dalam mengonsolidasikan aset-aset milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dengan adanya keselarasan ini, penataan ulang portofolio infrastruktur telekomunikasi tidak hanya meningkatkan efisiensi dan fokus bisnis Telkom secara mandiri, melainkan juga berkontribusi langsung pada penataan aset negara secara lebih terintegrasi demi memperkuat daya saing sektor digital nasional secara keseluruhan.

Melalui seluruh rangkaian tahapan pemisahan ini, Telkom berharap dapat menciptakan efisiensi operasional yang lebih tinggi dan fokus bisnis yang lebih tajam bagi masing-masing entitas. InfraNexia kini resmi menjadi pilar utama yang menggerakkan bisnis wholesale connectivity, sementara Telkom dapat lebih fokus pada fungsi pengawasan dan arah strategis sebagai holding company. Konsolidasi aset ini juga diharapkan memberikan kejelasan portofolio bagi para investor yang memantau perkembangan emiten berkode TLKM ini di pasar modal.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BUMNTelkom

Berita Terbaru Lainnya

Sinergi Kelompok Usaha Bersama BPD, Tantangan, Peluang, dan Strategi Kolaborasi Bank DaerahHasil Voli Putri Indonesia vs Thailand di SEA V-Cup 2026 Leg 2 dan Klasemen TerbaruNilai Transaksi QRIS Capai Rp600,69 Triliun pada Paruh Pertama 2026Program Relawan Global dan CSR Tingkatkan Kualitas Fasilitas Pendidikan serta Sosial di CilegonChelsea Tundukkan AC Milan 3-0 dalam Laga Pramusim di GBK JakartaPenerapan Teknologi Pascapanen Jagung Bertenaga Surya di Kabupaten PasuruanAturan Polusi Udara Jakarta Berusia Lebih dari 20 Tahun Didorong untuk DirevisiPemanfaatan Sampah Plastik Tertolak Menjadi Paving Block di Kebayoran Lama

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026