berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitikPopuler
Beranda/Bantuan Sosial

Sejarah Sumur Artesis Batavia dan Awal Mula Jaringan Air Jakarta

Slamet PrabowoDiterbitkan 19 Agu 2026 - 16.27 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sejarah Sumur Artesis Batavia dan Awal Mula Jaringan Air Jakarta
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Sejarah mengenai Sumur Artesis Batavia dan Awal Mula Jaringan Air Jakarta diwarnai oleh berbagai dinamika sosial di ruang publik. Salah satu catatan historis yang memperlihatkan dinamika ini terjadi pada tahun 1881 di Gang Zecha, Batavia. Peristiwa tersebut melibatkan perselisihan kecil antara seorang warga Eropa dan penduduk pribumi di sekitar fasilitas hidran umum. Kejadian ini menjadi cerminan awal bagaimana infrastruktur air yang mulai dibangun di Batavia tidak hanya berfungsi sebagai sarana sanitasi, tetapi juga menjadi arena kontestasi sosial antara kelompok kolonial dan masyarakat lokal. Ketegangan di Gang Zecha bermula ketika seorang Eropa menegur sejumlah perempuan dan anak-anak pribumi yang sedang mandi menggunakan air dari hidran. Warga pribumi tersebut melawan dan menolak untuk berhenti dengan alasan mereka juga membayar pajak sehingga berhak menikmati fasilitas pemerintah.

Pembangunan fasilitas hidran umum tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah kolonial Hindia Belanda untuk mencari sumber air bersih yang lebih layak. Pada abad ke-19, penduduk Batavia sangat bergantung pada sungai, kanal, dan sumur dangkal untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, kondisi sanitasi memburuk akibat sedimentasi serta pencemaran limbah rumah tangga. Upaya penjernihan air sungai melalui sistem penyaringan pada era 1830-an dinilai memakan biaya besar dan kurang efektif karena sumber airnya sudah tercemar. Hal ini mendorong pemerintah untuk mulai mengebor tanah demi mendapatkan pasokan air yang lebih baik.

Baca Juga

Fenomena Tagging Slot Parkir dan Etika Menggunakan Fasilitas Umum

Fenomena Tagging Slot Parkir dan Etika Menggunakan Fasilitas Umum

Eksplorasi air bawah tanah di Batavia melewati proses yang panjang. Pengeboran awal yang dilakukan di kawasan Benteng Prins Frederik pada tahun 1843 dan Pulau Onrust pada tahun 1854 belum memberikan hasil yang memuaskan karena kualitas air yang rendah. Titik terang baru muncul pada tahun 1872 ketika pengeboran di kawasan militer Weltevreden berhasil mencapai kedalaman sekitar 154 meter dan menghasilkan air bersih yang melimpah. Keberhasilan ini memicu pembangunan sumur artesis di berbagai lokasi lain, seperti kawasan Batoetoelis, Parapattan, Salemba, hingga Meester Cornelis. Air dari dalam tanah ini kemudian ditampung di dalam reservoir dan disalurkan melalui jaringan pipa menuju hidran-hidran umum.

Infrastruktur sumur artesis pada masa itu tidak sekadar dibangun dengan desain fungsional, tetapi juga dirancang sebagai simbol kemajuan kota kolonial. Beberapa sumur memiliki bentuk arsitektur yang monumental dan dekoratif. Sumur di kawasan Molenvliet-Oost, misalnya, dilengkapi dengan pancuran berbentuk kepala singa, sementara sumur di Salemba didesain menyerupai paviliun klasik bergaya Eropa. Peresmian hidran publik pada 24 Mei 1876 bahkan dirayakan melalui upacara resmi yang dihadiri oleh para pejabat. Pemerintah kolonial memanfaatkan fasilitas ini sebagai bentuk propaganda untuk menampilkan Batavia sebagai kota yang modern dan peduli terhadap kesehatan warganya.

Baca Juga

Peran Strategis, Jam Kerja, dan Gaji Admin Media Sosial

Peran Strategis, Jam Kerja, dan Gaji Admin Media Sosial

Meskipun jaringan sumur artesis terus berkembang hingga awal abad ke-20 dengan puluhan sumur dan ratusan kilometer pipa, pertumbuhan penduduk Batavia menuntut pasokan air yang jauh lebih besar. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah akhirnya beralih memanfaatkan mata air Ciburial di Ciomas, Bogor. Mulai akhir tahun 1922, air dari kawasan tersebut dialirkan ke Batavia dengan memanfaatkan gaya gravitasi melalui jaringan pipa yang panjang, dengan salah satu tempat penampungannya berada di Gudang Air Pasar Rebo. Perubahan sistem ini perlahan menggeser peran sumur artesis yang lambat laun berhenti beroperasi, meninggalkan jejak sejarah tentang transformasi panjang pengelolaan air di ibu kota.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Sejarah JakartaInfrastruktur Air

Berita Terbaru Lainnya

Alasan Seluruh Direksi dan Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Mengundurkan DiriFenomena Tagging Slot Parkir dan Etika Menggunakan Fasilitas UmumPeran Strategis, Jam Kerja, dan Gaji Admin Media SosialAturan Baru Kemendag, Relaksasi Impor Barang dan Solusi Kiriman Pekerja MigranPupuk Indonesia Salurkan Bantuan Gempa di Ruteng Melalui Relawan Bakti BUMNBank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan BI Rate di Level 5,75 PersenPemerintah dan DPR Sepakati Arah Baru Penataan Status Guru PPPK Mulai Tahun 2027Selasar Rilis Single Untuk Hidup Panjang, Simak Langkah Menikmatinya di Tengah Kejenuhan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  5. 5Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitik

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap