berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Nasional

Puluhan Kasus Keracunan Terjadi, Kepala BGN Buka Suara Soal SOP

Marthen TandirerungDiterbitkan 4 Sep 2026 - 00.17 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Puluhan Kasus Keracunan Terjadi, Kepala BGN Buka Suara Soal SOP
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Serangkaian insiden keracunan makanan yang menimpa penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah memicu perhatian publik. Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membeberkan bahwa mayoritas kasus gangguan kesehatan tersebut berakar dari ketidakpatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP).

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI pada Kamis (3/9/2026), Sudaryono mengungkapkan bahwa 80 hingga 90 persen kasus keracunan makanan yang terjadi dipicu oleh pelanggaran SOP oleh pelaksana di lapangan.

"Dari kasus keracunan yang ada itu kalau kita breakdown, itu 80–90 persen tuh karena tidak taat SOP," kata Sudaryono di hadapan anggota dewan.

Berdasarkan identifikasi BGN, bentuk ketidakdisiplinan yang kerap terjadi meliputi pengaturan waktu konsumsi, kelalaian dalam penyimpanan hidangan, proses penerimaan bahan baku yang tidak terkontrol, hingga pengaturan suhu makanan yang tidak sesuai standar keamanan pangan.

Baca Juga

BMKG, Dentuman di Bandung Bukan karena Gempa atau Cuaca Ekstrem

BMKG, Dentuman di Bandung Bukan karena Gempa atau Cuaca Ekstrem

Kronologi Pelanggaran Waktu Distribusi

Salah satu contoh pelanggaran prosedur terungkap dalam investigasi kasus keracunan di Sidoarjo. BGN menemukan bahwa makanan telah selesai dimasak sejak pukul 05.00 WIB dengan batas aman konsumsi hingga pukul 10.00 WIB. Namun, penanda batas waktu tersebut hanya ditempel pada satu wadah secara acak, bukan di seluruh kemasan makanan.

Akibatnya, makanan yang sudah melewati batas aman konsumsi tetap didistribusikan ke sekolah pada pukul 11.40 WIB. Makanan tersebut kemudian baru disantap oleh para siswa sekitar pukul 12.00 WIB.

Sudaryono menjelaskan bahwa masalah ini kerap dipicu oleh ketimpangan antara kapasitas dapur dan kuota porsi yang harus diproduksi. Dapur berkapasitas kecil yang dibebani target produksi tinggi akhirnya terpaksa memasak sejak dini hari, lalu menyimpan makanan terlalu lama sebelum waktu distribusi.

Baca Juga

Pulihkan Trauma, Prinka Haprani Hibur Anak-anak Korban Gempa NTT

Pulihkan Trauma, Prinka Haprani Hibur Anak-anak Korban Gempa NTT

Pengetatan Pengawasan dan Proses Hukum

Menyikapi temuan tersebut, BGN mulai memberlakukan pengetatan menyeluruh. Seluruh wadah makanan kini diwajibkan memiliki label batas waktu konsumsi tanpa terkecuali. BGN juga menggelar evaluasi harian secara berkala setiap pukul 17.00 WIB untuk memantau kinerja tim pengawas di lapangan.

Koordinasi dan absensi pengawas dari tingkat pusat hingga daerah dilakukan melalui pertemuan daring berkala via Zoom. Petugas yang kedapatan mangkir atau lalai dalam bertugas langsung dikenai sanksi tegas, mulai dari surat peringatan, pergantian posisi, hingga pencopotan tugas.

Terkait potensi pelanggaran pidana pada pengelola dapur penyedia makanan, Sudaryono menegaskan bahwa pihaknya menyerahkan penanganan hukum sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Saat ini, sejumlah kasus kelalaian tersebut telah masuk ke tahap penyidikan oleh aparat penegak hukum.

Sumber: Liputan6

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Makan Bergizi GratisBadan Gizi NasionalSudaryonoKeracunan Makanan

Berita Terbaru Lainnya

BMKG, Dentuman di Bandung Bukan karena Gempa atau Cuaca EkstremPulihkan Trauma, Prinka Haprani Hibur Anak-anak Korban Gempa NTTLangkah Kemenhut Agar Orangutan Terhindar Asap Kebakaran Hutan di KaltengWarga Keluhkan ISPA, Gubernur Luthfi Datangi Lokasi Kebakaran TPA Putri CempoPolairud Polda NTT Antar Bantuan untuk Korban Gempa di Pulau BesarRumah di Cileungsi Bogor Kebakaran saat Ditinggal Penghuni Antar AnakBabah Alun Bangun Tol-Tol Baru, Ada Tol Layang Anti Gempa 1.000 TahunTitik Api Menyebar di Kalimantan, IKN Petakan Sasaran Operasi Bom Air

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi · 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional · 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga · 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional · 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap