Kawasan utara Jakarta segera memiliki jalur transportasi baru yang diproyeksikan menjadi solusi atas masalah kemacetan yang kerap terjadi di rute menuju Bandara Soekarno-Hatta. Pembangunan jalan tol layang Harbour Road II (HBR II) yang membentang dari wilayah Ancol Timur hingga Pluit kini terus dikebut pengerjaannya. Proyek infrastruktur jalan tol sepanjang 9,68 kilometer ini mengusung konsep konstruksi tol layang bertingkat atau double-decker. Rancangan bertingkat ini sengaja dipilih untuk mengoptimalkan ruang terbatas di wilayah metropolitan Jakarta yang sudah sangat padat. Kehadiran tol layang baru ini menjadi kabar baik bagi para komuter maupun pelaku industri logistik yang setiap hari harus berhadapan dengan kepadatan lalu lintas di koridor utara Jakarta.
Proyek strategis ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak akan peningkatan efisiensi transportasi nasional, khususnya di wilayah DKI Jakarta yang menjadi pusat kegiatan ekonomi. Pemerintah Indonesia kemudian menetapkan proyek jalan tol layang Harbour Road II ini ke dalam daftar resmi








