berputar.id
BerandaNewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitanPopuler
Beranda/Ekonomi

Presiden Prabowo Bahas Program B50 dan Perintahkan Pemangkasan Anak-Cucu BUMN

Fitri KaraengDiterbitkan 10 Agu 2026 - 11.38 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Presiden Prabowo Bahas Program B50 dan Perintahkan Pemangkasan Anak-Cucu BUMN
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon A. Mantiri, di kediamannya yang berlokasi di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pertemuan yang berlangsung pada hari Minggu, 9 Agustus 2026 ini menjadi momentum krusial bagi arah kebijakan energi nasional serta tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia. Dalam agenda tersebut, terdapat dua fokus utama yang dibahas secara mendalam, yaitu perkembangan implementasi program mandatori biodiesel 50 persen atau

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumBeritaEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganOlahragaTeknologiPolitikMegapolitan

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
B50
serta rencana pemangkasan struktur organisasi dan anak-cucu perusahaan di lingkungan BUMN.

Pertemuan strategis di Hambalang ini tidak hanya melibatkan pihak Pertamina dan Presiden. Hadir pula beberapa pejabat tinggi negara lainnya, seperti Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M. Herindra dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan bahwa pembahasan mengenai ketahanan energi nasional dan efisiensi korporasi negara memiliki dimensi strategis yang sangat penting bagi stabilitas serta pertahanan nasional. Keterangan mengenai jalannya pertemuan ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang memaparkan poin-poin laporan yang diserahkan oleh Direktur Utama Pertamina kepada Presiden.

Salah satu agenda utama yang dilaporkan oleh Simon A. Mantiri adalah kemajuan dari program mandatori B50. Program yang mencampurkan 50 persen bahan bakar nabati ke dalam minyak solar ini sebelumnya telah diluncurkan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto pada bulan Juli lalu. Sebagai BUMN energi, Pertamina memegang peranan sentral dalam memastikan program ini berjalan sesuai target. Laporan perkembangan ini mencakup berbagai aspek teknis dan operasional yang telah dicapai sejak peluncuran pertama hingga memasuki bulan Agustus 2026.

Baca Juga

Faktor Domestik dan Global yang Mendorong Penguatan IHSG ke Level 6.440

Faktor Domestik dan Global yang Mendorong Penguatan IHSG ke Level 6.440

Selain melaporkan perkembangan B50, Direktur Utama Pertamina juga memaparkan kesiapan infrastruktur perusahaan dalam menghadapi tahapan persiapan mandatori bioetanol yang dicanangkan oleh pemerintah. Langkah ini merupakan bagian dari transisi energi yang lebih luas untuk menekan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Kesiapan infrastruktur menjadi kunci utama agar distribusi dan pencampuran bioetanol dapat berjalan lancar tanpa mengganggu pasokan energi nasional. Pertamina dituntut untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung, mulai dari kilang hingga sarana distribusi, siap mendukung kebijakan baru ini.

Di samping pembahasan sektor energi, Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas terkait tata kelola internal BUMN. Presiden memerintahkan adanya pengurangan layer-layer organisasi serta pemangkasan anak dan cucu perusahaan. Kebijakan perampingan struktur ini tidak hanya ditujukan bagi PT Pertamina (Persero), melainkan juga untuk PT PLN (Persero) dan perusahaan-perusahaan BUMN lainnya. Langkah penataan struktur korporasi negara ini diambil guna merespons birokrasi internal BUMN yang dinilai masih terlalu panjang dan berpotensi menghambat kinerja operasional.

Melalui instruksi pengurangan anak dan cucu usaha ini, pemerintah berharap proses pengambilan keputusan di tubuh BUMN dapat berjalan dengan jauh lebih cepat. Birokrasi yang ringkas diharapkan mampu meminimalkan hambatan administratif yang sering kali memperlambat respons korporasi terhadap dinamika pasar. Selain mempercepat pengambilan keputusan, kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas kerja di setiap lini perusahaan. Dengan struktur yang lebih ramping, pengawasan terhadap kinerja anak usaha juga dapat dilakukan secara lebih terfokus dan optimal.

Baca Juga

Prabowo Instruksikan Pemangkasan Anak Cucu Perusahaan Pertamina dan PLN

Prabowo Instruksikan Pemangkasan Anak Cucu Perusahaan Pertamina dan PLN

Tujuan akhir dari pemangkasan layer organisasi ini adalah menjaga efisiensi di seluruh lingkungan BUMN. Banyaknya anak dan cucu usaha yang tidak produktif atau memiliki fungsi yang tumpang tindih sering kali menjadi beban finansial bagi induk perusahaan. Melalui restrukturisasi ini, efisiensi anggaran dan operasional diharapkan dapat terjaga dengan baik, sehingga BUMN dapat memberikan kontribusi yang lebih maksimal bagi perekonomian negara. Meski demikian, detail mengenai anak perusahaan mana saja yang akan dipangkas serta linimasa pelaksanaan pengurangan layer ini masih memerlukan kajian lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Bagi masyarakat dan pelaku industri, kebijakan ini memberikan sinyal kuat mengenai komitmen pemerintah dalam mempercepat kemandirian energi sekaligus membenahi tata kelola perusahaan pelat merah. Implementasi program B50 dan persiapan bioetanol diharapkan dapat berjalan beriringan dengan transformasi internal BUMN yang lebih bersih dan efisien. Langkah ini menjadi panduan penting bagi para pemangku kepentingan untuk mencermati arah kebijakan energi dan restrukturisasi korporasi negara di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BUMNPrabowo SubiantoPertaminaB50

Berita Terbaru Lainnya

Bapanas Usut Beras Fortifikasi Bermasalah yang Mulai Ditarik Produsen dari PasarAlasan Pemerintah Kota Pekanbaru Tidak Memperpanjang HGB Ruko Sukaramai Trade CenterAlasan Mikel Arteta Boyong Bruno Guimaraes ke Arsenal Senilai 75 Juta PoundsterlingPergerakan IHSG dan Aksi Korporasi Emiten, Dividen EAST, Ekspansi SINI, dan Diversifikasi RLCODian Swastatika Sentosa Alihkan Saham Treasuri Mulai 10 Agustus 2026, Apa Saja Faktanya?Faktor Domestik dan Global yang Mendorong Penguatan IHSG ke Level 6.440Prabowo Instruksikan Pemangkasan Anak Cucu Perusahaan Pertamina dan PLNBoston Celtics Rekrut Mitchell Robinson untuk Perkuat Pertahanan Musim 2026-2027

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  5. 5Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026