berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Perbaikan Tata Kelola dan Modernisasi Pertanian demi Ketahanan Pangan

Slamet PrabowoDiterbitkan 11 Agu 2026 - 10.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perbaikan Tata Kelola dan Modernisasi Pertanian demi Ketahanan Pangan
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi titik tolak untuk mengevaluasi kembali arah pembangunan pertanian nasional. Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, pemerintah gencar mendorong perbaikan sistem, terutama terkait tata kelola pupuk bersubsidi bagi para petani.

Langkah pembenahan tersebut diwujudkan melalui penyederhanaan aturan, penguatan basis data petani menggunakan sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), serta penerapan digitalisasi pada alur distribusi. Kebijakan ini didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, yang kemudian mengalami penyesuaian melalui Perpres Nomor 113 Tahun 2025. Berkat regulasi baru ini, para petani yang sudah terdata dalam e-RDKK diizinkan untuk menebus pupuk bersubsidi mulai 1 Januari 2026.

Demi menjamin penyaluran yang optimal, pemerintah memegang teguh prinsip "7 Tepat". Prinsip tersebut meliputi tepat jenis, jumlah, harga, tempat, waktu, mutu, sekaligus tepat sasaran penerima. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa perbaikan ini tidak hanya berfokus pada persoalan harga, tetapi juga menjadi bukti nyata kehadiran negara. Hal ini sejalan dengan arahan tegas Presiden Prabowo yang menghendaki agar negara selalu hadir di tengah area persawahan, perkebunan, maupun perladangan.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Kebijakan perbaikan tata kelola ini turut memberikan dampak positif terhadap efisiensi keuangan negara. Sepanjang tahun 2025, Kementerian Pertanian berhasil membukukan penghematan anggaran hingga Rp10 triliun, yang diikuti oleh penurunan biaya produksi pupuk sebesar 26 persen. Pencapaian ini sejalan dengan peningkatan kinerja PT Pupuk Indonesia (Persero). Pada semester I 2026, perusahaan badan usaha milik negara tersebut mencetak laba bersih sebesar Rp8,51 triliun atau melonjak 253 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan perusahaan juga naik 51 persen menyentuh angka Rp59,67 triliun, dengan pertumbuhan EBITDA mencapai 140 persen menjadi Rp14,28 triliun.

Di samping urusan pupuk, pemerintah juga memusatkan perhatian pada penguatan sumber daya manusia melalui Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2025. Aturan ini menempatkan para penyuluh pertanian di barisan terdepan untuk mempercepat terwujudnya swasembada pangan. Kebijakan tersebut juga memuat pengalihan status aparatur sipil negara bagi penyuluh pertanian dari pemerintah daerah menjadi di bawah naungan Kementerian Pertanian. Proses penataan struktur ini dijadwalkan selesai pada akhir 2025, sehingga seluruh penyuluh berstatus sebagai pegawai pusat mulai tahun 2026.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Kewenangan penyuluh juga diperluas melalui revisi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 3 Tahun 2026. Mereka kini dilibatkan secara langsung dalam proses pembinaan sekaligus pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi di berbagai tingkatan. Di area operasional, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) berkolaborasi dengan Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk bertindak sebagai ujung tombak pengawasan lapangan demi mencegah penyimpangan.

Untuk menjamin keberlanjutan sektor pertanian pada masa mendatang, pemerintah turut menginisiasi berbagai program regenerasi. Salah satunya adalah program Young Ambassador yang telah berjalan sejak 2022 dan sukses mencetak sekitar 150 duta muda pertanian hingga tahun 2025. Selain itu, pemerintah mengembangkan model Brigade Pangan sebagai ruang bagi petani milenial untuk mengelola lahan dalam skala besar. Satu brigade pada umumnya bertanggung jawab atas pengelolaan lahan seluas kurang lebih 200 hektare guna mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kementerian pertanianKetahanan PanganPupuk Bersubsidi

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap