berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalKeuanganBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialPopuler
Beranda/Ekonomi

Pengendalian Inflasi Pangan Daerah Melalui Penguatan Kerja Sama dan Distribusi Wilayah

Bambang SetiawanDiterbitkan 22 Agu 2026 - 23.37 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pengendalian Inflasi Pangan Daerah Melalui Penguatan Kerja Sama dan Distribusi Wilayah
Foto/Ilustrasi: mataram.antaranews.com.
A-A+

Pemerintah secara konsisten terus mengawal pengendalian inflasi pangan nasional melalui koordinasi intensif bersama pemerintah daerah. Kementerian Dalam Negeri secara berkesinambungan memimpin forum koordinasi melalui Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang telah berlangsung sejak Oktober 2022. Sinergi lintas kementerian dan lembaga terus diperkuat guna memastikan stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga komoditas pangan pokok di berbagai daerah. Koordinasi rutin ini menjadi instrumen strategis untuk memantau pergerakan harga komoditas penting sekaligus mencegah terjadinya disparitas harga antardaerah.

Dinamika inflasi nasional tercatat mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor musiman dan kebijakan. Berdasarkan laporan Plt. Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, tingkat inflasi tahunan pada Januari 2025 tercatat berada pada level rendah, yaitu 0,76 persen. Angka inflasi yang terkendali pada awal tahun tersebut dipengaruhi oleh adanya kebijakan diskon listrik 50 persen yang disalurkan oleh pemerintah. Kendati demikian, tekanan harga komoditas pangan tetap terjadi pada bulan yang sama, di mana inflasi bulanan untuk komoditas cabai merah dan cabai rawit melonjak di atas 60 persen akibat faktor cuaca. Sementara itu, pada periode April 2026, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi capaian inflasi nasional secara tahunan yang terjaga pada level 2,42 persen. Pada April 2026 tersebut, sektor transportasi tercatat menjadi penyumbang inflasi bulanan tertinggi, sedangkan kelompok makanan, minuman, dan tembakau relatif stabil serta berfungsi sebagai penyeimbang.

Baca Juga

Aturan Tumpang Tindih dan Dugaan Monopoli, Bisnis Ekspedisi Minta Integrasi Kebijakan ke Pemerintah

Aturan Tumpang Tindih dan Dugaan Monopoli, Bisnis Ekspedisi Minta Integrasi Kebijakan ke Pemerintah

Dalam rangka menjaga kestabilan pasar menjelang hari besar keagamaan seperti Ramadhan, pemerintah daerah diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto meminta seluruh kepala daerah mengantisipasi lonjakan harga pangan serta memastikan serapan gabah berjalan maksimal. Pada sektor pangan beras, Badan Urusan Logistik ditargetkan untuk menyerap sebanyak 30 juta ton gabah di 26 provinsi. Selain komoditas pangan beras, komoditas jagung juga memperoleh perhatian khusus. Harga jagung di tingkat peternak dilaporkan telah melampaui Rp7.000 per kilogram, sehingga memerlukan pemantauan ketat terhadap alur produksi maupun distribusinya.

Tantangan logistik dan distribusi pangan memiliki karakteristik yang berbeda di setiap wilayah kepulauan Indonesia. Khusus di kawasan Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, faktor konektivitas antarpulau serta biaya logistik menjadi hal yang sangat krusial dalam menjamin kelancaran distribusi pangan. Di sisi lain, bagi wilayah dengan tingkat inflasi di atas target, seperti Papua Barat dan Aceh, Mendagri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah setempat untuk segera mengatasi dan menuntaskan masalah distribusi pangan, khususnya terkait komoditas cabai merah.

Baca Juga

Bandara Husein Dibuka Kembali, KCIC Yakin Whoosh Tetap Diminati

Bandara Husein Dibuka Kembali, KCIC Yakin Whoosh Tetap Diminati

Guna mewujudkan ketahanan pangan yang kokoh di seluruh wilayah tanah air, kepala daerah diarahkan untuk menjalankan tiga agenda utama. Pertama, memperkuat kerja sama antardaerah demi menjamin kelancaran rantai pasokan dan distribusi pangan. Kedua, mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk memantau pergerakan harga pangan dan kondisi pasar secara langsung. Ketiga, mengoordinasikan kebijakan perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Melalui implementasi langkah pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan tersebut, stabilitas ekonomi daerah diharapkan dapat menopang pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang ditetapkan Presiden.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Tito KarnavianKemendagri

Berita Terbaru Lainnya

Update Penanganan Gempa NTT, 87 Korban Jiwa, 150.576 Warga Mengungsi, dan Pengerahan Bantuan Skala PenuhAturan Tumpang Tindih dan Dugaan Monopoli, Bisnis Ekspedisi Minta Integrasi Kebijakan ke PemerintahAkselerasi Pembangunan PLTS Nasional, Target 30 GW Prabowo, Konversi 13 GW PLTD, dan Lonjakan Permintaan Data CenterAda Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Begini KisahnyaRI Punya Potensi Emas 1.800 Ton di Luar Sistem Keuangan, Mampu Perkuat Cadangan Nasional dan Saingi Posisi ChinaBandara Husein Dibuka Kembali, KCIC Yakin Whoosh Tetap DiminatiBPS Luruskan Salah Kaprah Desil DTSEN, Pemeringkatan Relatif Kesejahteraan, Bukan Ukuran Mutlak KemiskinanKWT Anjani Olah Singkong Jadi Keripik dan Tepung, UMB Bantu Perkuat Usaha

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalKeuanganBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap