Penerapan teknologi Video Assistant Referee (VAR) secara penuh selama satu musim kompetisi telah menghadirkan transformasi nyata pada wajah Liga 1 Indonesia. Kompetisi kasta tertinggi sepak bola di tanah air yang pada masa-masa sebelumnya kerap kali menuai sorotan akibat berbagai keputusan wasit kini menampilkan wajah yang jauh lebih baik. Kehadiran sistem bantuan video tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan kompetisi sepak bola nasional secara menyeluruh.
Pada musim-musim sebelumnya, berbagai kontroversi yang bersumber dari keputusan wasit hampir selalu terjadi pada setiap pekan jalannya Liga 1 Indonesia. Perdebatan sengit dan sorotan publik kerap kali muncul terkait peristiwa-peristiwa penting di lapangan, seperti pengesahan gol, penentuan pelanggaran berbuah penalti, penetapan posisi offside, hingga pemberian kartu merah kepada pemain. Ketidakpastian dalam pengambilan keputusan pada momen-momen kritis tersebut berulang kali menjadi sorotan dalam kepemimpinan pertandingan di masa lalu.
Hasil Ligue 1 Lens vs Auxerre, Florian Thauvin Tampil Gemilang, Les Sang et Or Menang Telak 5-2

Keberadaan sistem VAR kini memberikan peran vital karena bertindak layaknya mata kedua bagi wasit yang memimpin jalannya laga. Melalui fasilitas peninjauan tayangan ulang, wasit memiliki kesempatan untuk meninjau kembali momen-momen krusial pertandingan sebelum mengambil keputusan final yang menentukan. Dengan mekanisme peninjauan tersebut, kepemimpinan wasit di lapangan dapat berjalan menjadi lebih adil. Pemanfaatan teknologi ini sekaligus memperkecil ketertinggalan sepak bola nasional, mengingat liga-liga besar di Eropa dan berbagai ajang turnamen dunia lainnya sudah jauh lebih lama menerapkan teknologi pembantu wasit ini.
Perjalanan penerapan VAR di kancah sepak bola nasional melewati tahapan persiapan dan simulasi sebelum resmi dipergunakan secara menyeluruh. Pengujian terakhir terhadap sistem VAR dilaksanakan di Stadion Indomilk Arena yang berlokasi di Tangerang pada bulan Maret 2024. Agenda uji coba tersebut melibatkan sebanyak 13 wasit VAR, 22 asisten wasit VAR, serta 18 Replay Operator. Melalui serangkaian pengujian tersebut, Instruktur wasit FIFA asal Malaysia, Subkhiddin Mohd Saleh, memberikan konfirmasi bahwa seluruh rangkaian uji coba berjalan dengan lancar.
Hasil Liga Primer Inggris Brentford vs Tottenham Hotspur, The Bees Bungkam The Lilywhites Tiga Gol Tanpa Balas

Kelancaran agenda uji coba di Tangerang tersebut membuka jalan bagi VAR untuk melakukan debut resminya pada babak Championship Series Liga 1 musim 2023/2024. Dalam fase penentuan yang mempertandingkan total delapan laga tersebut, teknologi VAR sukses dioperasikan untuk mengawal jalannya pertandingan. Menyusul keberhasilan penerapan pada babak Championship Series tersebut, implementasi VAR kemudian dilanjutkan pada musim ini dalam format kompetisi penuh, dimulai dari pekan pertama hingga pekan terakhir pertandingan.






