berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Penampakan Asap Karhutla Indonesia Menyelimuti Singapura, Warga Siaga

Yolanda RumbayanDiterbitkan 5 Sep 2026 - 00.42 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penampakan Asap Karhutla Indonesia Menyelimuti Singapura, Warga Siaga
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Kualitas udara di Singapura memburuk hingga menyentuh kategori tidak sehat pada Jumat (4/9/2026) pagi. Penurunan kualitas udara ini terjadi akibat paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) lintas-batas dari kawasan sekitarnya yang mulai menyelimuti wilayah permukiman dan perkotaan.

Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura (National Environment Agency/NEA) mencatat angka Indeks Standar Polutan (Pollutant Standards Index/PSI) berada di level 105 pada pukul 10.00 waktu setempat. Skala tersebut secara resmi masuk dalam kategori tidak sehat, yang berada pada rentang 101 hingga 200. Catatan ini menjadi kemunculan kabut asap dengan kategori tidak sehat pertama di Singapura sejak Oktober 2023.

Prakiraan Cuaca dan Imbauan Kewaspadaan

Menanggapi kondisi tersebut, NEA mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat kepekatan asap meningkat. Otoritas setempat memantau adanya peningkatan signifikan pada jumlah titik panas (hotspot) serta sebaran kabut asap di kawasan regional sekitar Singapura.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Berdasarkan pantauan Layanan Meteorologi Singapura, situasi berkabut ini diperkirakan masih berpotensi bertahan dalam kurun dua pekan ke depan. Cuaca kering diproyeksikan terus mendominasi hingga paruh pertama bulan September, meski potensi peningkatan curah hujan diprediksi mulai terlihat pada pekan kedua.

Pemicu El Nino Super dan Dampak Regional

Sebaran kabut asap pekat dilaporkan telah terpantau hampir setiap hari di kawasan Sumatra bagian selatan, Sumatra bagian tengah, hingga sejumlah area di Kalimantan sejak 21 Agustus. Meluasnya karhutla di Indonesia ini dipicu oleh kekeringan ekstrem akibat pengaruh fenomena Super El Ni帽o. Tingkat keparahan polusi asap yang masuk dan menyelimuti langit Singapura disebut sangat bergantung pada pergerakan arah mata angin.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Selain berdampak pada wilayah Singapura, paparan kabut asap karhutla juga meluas ke negara tetangga lainnya. Di Malaysia, kualitas udara di sejumlah daerah bahkan sempat anjlok hingga tingkat berbahaya, yang kemudian diikuti lonjakan kasus gangguan pernapasan seperti asma di kalangan warga setempat.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kabut AsapKarhutlaSingapura

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap