Pemerintah Republik Indonesia secara resmi memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. Kepastian mengenai langkah penguatan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah tersebut disampaikan dan dikonfirmasi langsung oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Penguatan penanganan karhutla di Kalimantan Tengah ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam merespons kejadian kebakaran hutan dan lahan yang berlangsung di wilayah tersebut.
Sebagai langkah nyata dalam upaya penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan, Presiden Prabowo Subianto turun langsung memimpin rapat penanganan karhutla Kalimantan Tengah. Rapat penanganan karhutla yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto tersebut diselenggarakan di Posko Udara Aju, Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Melalui rapat penanganan karhutla di Posko Udara Aju, Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya ini, pemerintah menyelaraskan langkah-langkah yang diperlukan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah.
Salah satu langkah konkret yang diputuskan oleh pemerintah adalah memperkuat armada pemadaman dari udara. Pemerintah menambahkan sebanyak empat helikopter water bombing guna mendukung kelancaran operasi pemadaman karhutla di Kalimantan Tengah. Penambahan empat armada helikopter water bombing ini dilakukan pemerintah menyusul adanya laporan mengenai kebutuhan penanganan karhutla di lapangan yang diterima oleh Presiden Prabowo Subianto. Dengan adanya tambahan empat helikopter water bombing tersebut, penanganan karhutla di Kalimantan Tengah melalui udara dapat diperkuat.
Update Penanganan Gempa NTT, 87 Korban Jiwa, 150.576 Warga Mengungsi, dan Pengerahan Bantuan Skala Penuh

Selain mengerahkan dukungan operasi udara melalui penambahan empat helikopter water bombing, pemerintah juga memperkuat sarana penanganan pemadaman di darat. Pemerintah menyiapkan mobil pemadam kebakaran untuk mendukung proses penanganan karhutla di Kalimantan Tengah. Tidak hanya mobil pemadam, pemerintah turut menambahkan sejumlah peralatan pendukung operasional, seperti mesin pompa, pipa air, dan mesin bor air. Keberadaan armada mobil pemadam bersama peralatan pendukung berupa pompa, pipa air, dan mesin bor air disiapkan untuk menunjang kebutuhan penanganan karhutla di lapangan.
Terkait data wilayah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan, Kementerian Kehutanan mencatat bahwa luas karhutla di Kalimantan Tengah pada periode 1 Januari hingga 1 Agustus 2026 mencapai 7.634,46 hektare. Berdasarkan data Kementerian Kehutanan tersebut, luasan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah pada rentang 1 Januari hingga 1 Agustus 2026 adalah sebesar 7.634,46 hektare. Terhadap data tersebut, pihak pemerintah menyatakan bahwa angka luas karhutla periode 1 Januari hingga 1 Agustus 2026 ini tercatat lebih rendah jika dibandingkan dengan luasan karhutla pada sejumlah tahun sebelumnya.
Akselerasi Pembangunan PLTS Nasional, Target 30 GW Prabowo, Konversi 13 GW PLTD, dan Lonjakan Permintaan Data Center

Dalam menghadapi situasi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya bahwa karhutla di Kalimantan serta sejumlah provinsi lain dapat segera dikendalikan. Keyakinan Presiden Prabowo Subianto bahwa karhutla di Kalimantan dan provinsi-provinsi lainnya dapat segera dikendalikan didasarkan pada pengalaman pemerintah dalam menangani karhutla pada tahun-tahun sebelumnya yang dinilai lebih parah. Melalui penguatan penanganan, penambahan empat helikopter water bombing, mobil pemadam, serta peralatan pendukung berupa pompa, pipa air, dan mesin bor air, penanganan karhutla di Kalimantan Tengah terus dijalankan oleh pemerintah.






