Kabupaten Bone Bolango di Gorontalo merupakan salah satu wilayah yang menawarkan berbagai pilihan destinasi menarik, mulai dari wisata pesisir hingga wisata air di daratan. Namun, pengunjung perlu memperhatikan kondisi alam saat merencanakan perjalanan. Wilayah ini tengah menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang ditandai dengan suhu panas dan hembusan angin kencang. Kondisi alam yang kurang bersahabat ini memicu penurunan signifikan pada jumlah kunjungan wisatawan di berbagai lokasi liburan. Guna mengantisipasi dampak buruk dari cuaca tersebut serta menjaga keselamatan seluruh pengunjung, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bone Bolango bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menyepakati sejumlah langkah antisipasi operasional untuk tempat-tempat wisata.
Langkah antisipasi operasional ini dirumuskan melalui rapat koordinasi yang diselenggarakan di salah satu destinasi wisata unggulan, yaitu lokasi wisata Hiu Paus Botubarani. Pertemuan penting tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Dinas dan Kepala Bidang Pariwisata. Kepala Disparpora Bone Bolango, Muhammad Yamin Abbas, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem ini berdampak langsung pada operasional objek wisata di wilayahnya. Melalui koordinasi yang erat dengan para anggota Pokdarwis, pemerintah daerah menetapkan aturan operasional baru yang mengutamakan keselamatan, sehingga wisatawan tetap bisa berlibur dengan panduan yang tepat di tengah kondisi cuaca ekstrem.








