PT Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, secara bertahap mulai melandai. Kondisi ini terwujud setelah Pertamina melakukan berbagai upaya optimalisasi pasokan dan pelayanan bahan bakar minyak (BBM) yang dijalankan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Salah satu bentuk kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tersebut adalah penerapan skema ganjil-genap untuk pengisian BBM di SPBU. Pengaturan ganjil-genap ini diberlakukan guna membantu mengatur antrean kendaraan serta mendukung kelancaran pelayanan masyarakat saat melakukan pengisian bahan bakar di lapangan.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan hal tersebut dalam keterangan resminya pada Minggu (13/9/2026). Penanganan antrean dilakukan tidak hanya melalui manajemen antrean kendaraan, tetapi juga melalui penguatan keandalan distribusi di sisi hulu hingga hilir.
Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong Jutaan UMKM Naik Kelas

Langkah Operasional dan Distribusi Pasokan BBM
Dari sisi operasional, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pasokan BBM ke SPBU melalui pengoperasian mobil tangki distribusi selama 24 jam penuh. Pola distribusi tanpa henti ini disiapkan agar ketersediaan stok di stasiun pengisian tetap terjaga stabil.
Selain distribusi logistik, waktu layanan SPBU kepada konsumen juga diperluas. Sebanyak 25 SPBU di Kota Makassar kini dioperasikan selama 24 jam untuk memberikan akses pelayanan yang lebih fleksibel dan luas kepada masyarakat pengguna kendaraan.
Alat Masak Diobral di Transmart Full Day Sale, Serbu!

Optimalisasi di titik layanan juga diperkuat secara langsung di area pengisian. Pertamina Patra Niaga menambah jumlah nozzle BBM subsidi serta menyiagakan operator tambahan di sejumlah SPBU untuk mempercepat alur pelayanan pengisian.
Sebagai langkah tambahan dalam memperkuat daya jangkau, Pertamina Patra Niaga turut menambah titik distribusi dengan mengoperasikan 3 unit SPBU Modular. Pengoperasian unit modular ini difungsikan guna mendukung pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat di Kota Makassar secara optimal.






