berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

Ngeri, Segini Kerugian Negara Akibat Banjir Bandang Nepal

Yolanda RumbayanDiterbitkan 30 Agu 2026 - 01.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ngeri, Segini Kerugian Negara Akibat Banjir Bandang Nepal
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pemerintah Nepal memperkirakan kebutuhan dana sebesar US$ 4 miliar hingga US$ 5 miliar, atau setara dengan Rp 70,8 triliun sampai Rp 88,5 triliun, untuk membangun kembali infrastruktur yang hancur diterjang bencana banjir bandang. Estimasi tagihan pemulihan berskala besar tersebut setara dengan hampir sepersepuluh dari total perekonomian negara di kawasan pegunungan Himalaya tersebut.

Besaran estimasi awal kerugian itu disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Nepal, Swarnim Wagle. Ia menjelaskan bahwa proses penilaian terhadap seluruh kerugian dan kerusakan fisik saat ini masih terus berlangsung. Wagle menegaskan bahwa dana yang dibutuhkan untuk rekonstruksi pascabanjir ini akan jauh lebih sedikit dibandingkan pembiayaan pemulihan saat bencana gempa bumi besar yang melanda negaranya pada tahun 2015 silam.

Pemicu Bencana dan Korban Jiwa

Tragedi banjir bandang mematikan ini dipicu oleh peristiwa runtuhnya gletser yang terjadi pada hari Rabu. Runtuhan tersebut seketika melepaskan aliran deras yang membawa material batu, es, lumpur, serta puing-puing melintasi sistem sungai pegunungan Himalaya.

Baca Juga

Pemerintah Berikan Rekening Bank dan Saldo Rp 50 Ribu bagi Warga Usia 17 Tahun

Pemerintah Berikan Rekening Bank dan Saldo Rp 50 Ribu bagi Warga Usia 17 Tahun

Terjangan air bah dahsyat ini menelan banyak korban jiwa dengan korban tewas tercatat mencapai lebih dari 600 orang di wilayah Nepal dan Tibet, China. Selain korban meninggal dunia, bencana ini juga mengakibatkan lebih dari 2.000 orang lainnya dilaporkan hilang tanpa jejak.

Kerusakan fisik yang diakibatkan arus banjir sangat parah. Air bah meratakan berbagai kota di wilayah perbatasan, menyapu bersih jembatan dan jalan raya utama, serta mengakibatkan kerusakan struktural pada sejumlah stasiun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) utama.

Baca Juga

Pemerintah Siapkan Bursa Icomex untuk CPO, Nikel, dan Batu Bara Mulai 2027

Pemerintah Siapkan Bursa Icomex untuk CPO, Nikel, dan Batu Bara Mulai 2027

Pukulan bagi Ekonomi dan Sektor Energi

Kerusakan pada fasilitas pembangkit listrik tersebut menjadi pukulan telak bagi pasokan energi nasional. Terjangan banjir bandang telah melumpuhkan proyek-proyek listrik vital yang menyumbang lebih dari 12 persen dari total kapasitas pembangkit nasional Nepal. Dampak ini kian menekan perekonomian negara yang selama ini sangat bergantung pada sektor remitansi, pariwisata, dan tenaga air.

Meski menelan kerugian puluhan triliun rupiah, dampak finansial akibat banjir bandang ini masih lebih rendah dibanding penanganan gempa bumi bermagnitudo 7,8 pada 2015 lalu. Pada bencana terburuk dalam sejarah Nepal tersebut, pemerintah menghabiskan dana rekonstruksi mencapai US$ 9 miliar atau sekitar Rp 159,3 triliun. Gempa bumi tahun 2015 itu menewaskan hampir 9.000 orang, menghancurkan lebih dari setengah juta unit rumah warga, dan menimbulkan kerugian yang ditaksir mencapai sekitar sepertiga dari total ekonomi Nepal.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Nepal

Berita Terbaru Lainnya

Ledakan Gas Melon di Warteg Tambora Picu Kepanikan WargaSAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak ke Utara Anak Krakatau BesokKepala Basarnas Banten Ungkap Alasan Tim SAR Tak Bisa Lakukan Penyelaman Cari Jurnalis Hilang6 Ruko di Bogor Kebakaran Akibat Korsleting Listrik, Termasuk Kafe-SalonSekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Gelar Kembali Kegiatan Belajar MengajarResidivis Narkoba di Pariaman Kembali Ditangkap, Polisi Sita Sabu dan GanjaWarga Usia 17 Tahun Bakal Otomatis Dapat Rekening Bank Tanpa Perlu Datang ke CabangPemerintah Berikan Rekening Bank dan Saldo Rp 50 Ribu bagi Warga Usia 17 Tahun

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

Budaya

Jadwal Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo Agustus 2026 dan Link Live Streaming

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap