berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Momen Kapal Nelayan di Lampung Kena Hujan Batu Letusan Gunung Anak Krakatau

Slamet PrabowoDiterbitkan 6 Sep 2026 - 00.37 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Momen Kapal Nelayan di Lampung Kena Hujan Batu Letusan Gunung Anak Krakatau
Foto/Ilustrasi: Kumparan
A-A+

Sebuah kapal yang ditumpangi rombongan nelayan asal Pesawaran dihujani material bebatuan saat melintas di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK), Lampung Selatan, pada Sabtu (5/9). Seluruh nelayan di atas kapal dilaporkan selamat tanpa adanya korban jiwa, meski tumpukan material vulkanik sempat memenuhi bagian dalam perahu.

Peristiwa menegangkan tersebut sempat terekam dalam video yang beredar di media sosial. Rekaman memperlihatkan butiran batu berukuran kecil terus berjatuhan dan menghujani geladak kapal hingga menimbulkan percikan di permukaan air laut sekitarnya.

Salah satu nelayan yang berada di lokasi, Surya, menceritakan bahwa insiden itu terjadi ketika ia bersama empat rekannya sedang dalam perjalanan pulang dari Jawa menuju Lampung. Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau sebenarnya sudah tampak sejak malam sebelumnya dengan mengeluarkan api dan kepulan asap.

Rombongan nelayan tersebut bertolak sekitar pukul 04.00 WIB. Namun, ketika kapal mulai mendekati area Krakatau sekitar pukul 10.00 WIB, hujan batu mulai mengguyur perahu mereka.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Surya mengungkapkan bahwa material letusan sudah menghujani kapal sejak berada pada jarak sekitar 10 hingga 30 meter dari Gunung Krakatau, dan lemparan batu tersebut masih terus mengenai kapal hingga jarak 300 meter. Akibat derasnya guyuran material letusan, batu-batu vulkanik menumpuk di atas kapal hingga diperkirakan mencapai lima hingga enam karung.

Gangguan cuaca dan hujan material vulkanik tersebut membuat durasi perjalanan melar cukup panjang. Jika dalam kondisi normal rute Jawa ke Lampung dapat ditempuh sekitar lima jam, kapal nelayan ini baru berhasil menepi di tujuan sekitar pukul 13.30 WIB.

Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mengonfirmasi kabar terjebaknya kelompok nelayan dalam hujan material letusan tersebut dan memastikan seluruh penumpang perahu selamat.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Rezie menegaskan kembali pentingnya mematuhi batas aman pelayaran di kawasan Gunung Anak Krakatau. Nelayan maupun masyarakat diimbau keras untuk tidak memasuki zona bahaya dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif demi menghindari bahaya lontaran material pijar.

Saat ini tim SAR terus bersiaga memantau perkembangan situasi, terutama mengantisipasi perubahan arah angin. Rezie mengingatkan bahwa wilayah sekitar seperti Pulau Sebesi berpotensi terdampak sebaran abu maupun hujan material jika arah hembusan angin mengarah ke pemukiman warga.

Sumber: Kumparan

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

LampungErupsi Gunung

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap