berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Nasional

Mitigasi Gempa Bumi di Indonesia Harus Berbasis Karakteristik Wilayah

Sri NugrohoDiterbitkan 26 Agu 2026 - 18.07 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mitigasi Gempa Bumi di Indonesia Harus Berbasis Karakteristik Wilayah
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Pola mitigasi bencana gempa bumi di Indonesia tidak bisa lagi diterapkan dengan pendekatan seragam. Evaluasi lapangan menunjukkan bahwa perbedaan struktur tanah, karakter sumber gempa, hingga potensi tsunami di tiap daerah menghasilkan tingkat kerentanan yang berlainan dan menuntut strategi kesiapsiagaan yang spesifik.

Temuan tersebut diperkuat oleh hasil survei Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pascagempa bumi M 7,7 dan tsunami di Nusa Tenggara Timur (NTT). Wilayah seperti Manggarai, Ruteng, dan Riung mengalami kerusakan masif akibat berada di atas formasi tanah sedang hingga lunak yang memperkuat amplifikasi guncangan. Pengukuran profil tanah serupa turut dilakukan BMKG di Kabupaten Nagekeo guna memetakan tingkat risiko lanjutan, seiring catatan gelombang tsunami di beberapa pesisir NTT yang terdeteksi melampaui 1 meter dengan ketinggian maksimum mencapai 2,7 meter.

Baca Juga

Korban Gempa NTT Capai 105 Orang, 6.094 Pengungsi Mulai Kembali ke Rumah

Korban Gempa NTT Capai 105 Orang, 6.094 Pengungsi Mulai Kembali ke Rumah

Keragaman dampak bencana ini dipengaruhi posisi Indonesia yang berada tepat di zona tumbukan empat lempeng tektonik utama dunia, yakni Lempeng Australia, Eurasia, Pasifik, dan Filipina. Sepanjang tahun 2025 saja, BMKG mencatat sekitar 43 ribu kejadian gempa dengan magnitudo bervariasi dari skala 1 hingga lebih dari 7 serta kedalaman hingga 600 kilometer, dengan 25 kejadian di antaranya menimbulkan kerusakan signifikan.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data per 25 Agustus 2026 mencatat jumlah korban jiwa akibat gempa NTT mencapai 103 orang. Dari total 1.487 kejadian bencana yang masuk dalam penanganan tingkat pusat, seluruh proses penanganan darurat ditargetkan rampung dalam dua pekan ke depan.

Baca Juga

Prabowo Kunjungi Korban Gempa NTT, Sekolah di Tenda Dulu

Prabowo Kunjungi Korban Gempa NTT, Sekolah di Tenda Dulu

Respons di lapangan saat ini dipusatkan pada layanan medis dan pemulihan warga. Kementerian Kesehatan mendirikan rumah sakit lapangan berbasis tenda udara dengan dukungan 392 tenaga kesehatan guna menjamin keselamatan tindakan medis dari gempa susulan. Di samping itu, bantuan santunan senilai Rp305 juta disalurkan Mendikdasmen Abdul Mu'ti untuk guru dan siswa terdampak, serta 2,1 ton rendang dari Pemprov Sumatera Barat diserahkan langsung oleh Gubernur Mahyeldi di Labuan Bajo dan Manggarai.

Sumber: Media Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKGBNPB

Berita Terbaru Lainnya

Korban Gempa NTT Capai 105 Orang, 6.094 Pengungsi Mulai Kembali ke RumahPrabowo Kunjungi Korban Gempa NTT, Sekolah di Tenda DuluKebakaran di Gunung Geulis Sukabumi Hampir Merambat ke Permukiman WargaIkan Oarfish Terdampar di Pantai Pink Lombok, Diduga akibat Perubahan Iklim dan Gempa NTTKemenkes, RS Lapangan dari Tenda Udara Jadi Pilihan agar Aman dari Gempa SusulanPrabowo Kucurkan Rp 200 Miliar untuk Penanganan Gempa NTTMomen Haru Prabowo Peluk Erat Para Pengungsi Korban Gempa NTTGempa M 7,7 Rusak Dokumen Warga Flores, Dukcapil Bawa Peralatan Cetak KTP

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap