berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Menhut soal Kebakaran Hutan Berdampak ke Malaysia, Asap Enggak Ada KTP

Bambang SetiawanDiterbitkan 1 Sep 2026 - 17.36 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Menhut soal Kebakaran Hutan Berdampak ke Malaysia, Asap Enggak Ada KTP
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menanggapi fenomena kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan yang mulai berdampak hingga ke Sarawak, Malaysia. Menurutnya, pergerakan asap tersebut dipengaruhi oleh pola hembusan angin yang mengarah ke wilayah negara tetangga.

"Arah angin ini kebetulan memang naik ke atas. Karena memang asap enggak ada KTP-nya gitu," ujar Raja Juli kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).

Kendati arah sebaran asap dipicu faktor cuaca, pemerintah menegaskan tetap berupaya menekan polusi asap lintas batas (transboundary haze). Langkah pemadaman dan pencegahan terus ditingkatkan guna meminimalkan dampak buruk bagi negara-negara tetangga.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Penegakan Hukum dan Sanksi Perusahaan

Dari sisi penindakan, Raja Juli mengungkapkan bahwa Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Kehutanan tengah memproses 30 kasus dugaan tindak pidana terkait karhutla. Ia menegaskan agar setiap pelanggaran yang terbukti tidak berhenti pada sanksi administratif semata, melainkan dilanjutkan ke ranah pidana.

Selain proses hukum pidana, pengawasan korporasi turut diperketat. Sebanyak 52 pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) telah menerima surat peringatan serta pengawasan intensif, dengan enam perusahaan di antaranya dijatuhi sanksi berat.

Kendala Lapangan dan Efektivitas Pemadaman

Operasi pemadaman karhutla saat ini masih berjalan di sejumlah titik rawan di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Tim gabungan memanfaatkan sumur bor hingga pengerahan operasi water bombing oleh TNI Angkatan Udara.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Kendala terbesar yang dihadapi petugas darat di lapangan adalah minimnya sumber air. Situasi tersebut sempat terjadi saat penanganan titik api di pinggir jalan tol wilayah Sumatera Selatan, di mana sumber air terbatas sementara api terus merambat menjauh.

Berdasarkan evaluasi penanganan, operasi Satuan Tugas (Satgas) Darat dinilai lebih efektif dengan kemampuan memadamkan api hingga 17,5 hektare, berbanding 2,5 hektare lewat water bombing. Kendati demikian, pemadaman lewat udara tetap dikerahkan secara terpadu di titik-titik yang sulit dijangkau.

Sumber: Liputan6

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kabut AsapKarhutlaRaja Juli AntoniKementerian Kehutanan

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap