Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Batu Ceper 9, Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (31/8). Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya 114 rumah beserta seluruh perabot dan barang berharga di dalamnya, mengakibatkan 310 kepala keluarga atau sekitar 880 jiwa terdampak dan harus mengungsi.
Selain kehilangan tempat tinggal, anak-anak korban kebakaran juga kehilangan perlengkapan belajar, mulai dari pakaian seragam hingga buku pelajaran yang ludes dilalap api. Menyikapi kondisi darurat tersebut, pihak sekolah memberikan dispensasi khusus bagi para siswa terdampak agar tetap dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas menggunakan baju bebas dan sandal.
6 Rumah di Cileungsi Bogor Kebakaran, 1 Orang Pingsan

Salah seorang warga pengungsi, Wulan (40), mengungkapkan bahwa seluruh peralatan sekolah anaknya yang duduk di bangku kelas 4 SD habis terbakar. Saat api mulai membesar, anaknya yang tengah sakit dan berada di lantai dua rumah bergegas menyelamatkan diri ke luar begitu mendengar kabar kebakaran.
Wulan bersyukur seluruh anggota keluarganya selamat dari bencana tersebut. Ia menuturkan pihak guru telah mengizinkan sang anak masuk sekolah tanpa keharusan mengenakan seragam dinas maupun sepatu formal.
Ditinggal Ortu di Rumah, 2 Anak di Lampung Tewas Terjebak Kebakaran

Kendati telah memperoleh izin mengenakan pakaian kasual, Wulan berharap ada bantuan sarana dan perlengkapan sekolah dari pemerintah maupun donatur agar anak-anak korban kebakaran dapat kembali bersekolah secara layak seperti biasa.






