berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

KLH Sebut Potensi Kerugian Karhutla Rp5,3 T Periode 2023-2025

Bambang SetiawanDiterbitkan 1 Sep 2026 - 16.03 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KLH Sebut Potensi Kerugian Karhutla Rp5,3 T Periode 2023-2025
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Kerusakan lingkungan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berisiko membebani pemulihan ekologis bernilai triliunan rupiah. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) mencatat sebanyak 32 perkara karhutla periode 2023–2025 yang belum rampung berpotensi menimbulkan kerugian lingkungan hidup hingga Rp5,30 triliun.

Deputi Penegakan Hukum KLH/BPLH Irjen Pol Rizal Irawan menyampaikan bahwa angka tersebut merupakan taksiran potensi kerugian lingkungan dari rentetan kasus karhutla yang proses penanganannya masih berjalan. Penyelesaian perkara-perkara tersebut ditempuh melalui tiga jalur penegakan hukum, yaitu sanksi administratif, gugatan perdata atau sengketa lingkungan hidup, serta proses hukum pidana.

Untuk ranah pidana, penanganannya diserahkan langsung kepada jajaran penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), mencakup tingkat Polres, Polda, hingga Mabes Polri.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Penindakan 19 Perusahaan di Tujuh Provinsi

Selain memproses perkara berjalan, KLH/BPLH menjalankan langkah pengawasan ketat di lapangan sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Dalam periode tersebut, tindakan penegakan pengawasan telah diterapkan terhadap 19 perusahaan yang tersebar di wilayah Sumatra dan Kalimantan dengan total luas area terbakar mencapai sekitar 11.046,69 hektare.

Tindakan pengawasan yang dilakukan oleh Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH) meliputi pemasangan plang pengawasan, penyegelan konsesi, serta langkah penertiban lainnya di lokasi kebakaran.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Berdasarkan data KLH/BPLH, sebaran 19 perusahaan yang ditindak meliputi:

  • Kalimantan Selatan: 3 perusahaan dengan luas kebakaran 6.595,15 hektare (area terbakar paling luas).
  • Kalimantan Barat: 7 perusahaan dengan luas kebakaran 2.260,08 hektare.
  • Sumatera Selatan: 4 perusahaan dengan luas kebakaran 772,72 hektare.
  • Lampung: 1 perusahaan dengan luas kebakaran 202,73 hektare.
  • Kalimantan Tengah: 2 perusahaan dengan luas kebakaran 99,40 hektare.
  • Riau: 1 perusahaan dengan luas kebakaran sekitar 7,10 hektare.

Langkah penyegelan dan pemasangan plang pengawasan oleh PPLH menjadi instrumen awal sebelum penentuan sanksi lebih lanjut terhadap badan usaha yang terbukti lalai maupun sengaja membakar lahan.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Karhutlakebakaran hutan

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga · 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi · 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional · 16 Sep 2026
  5. 5Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan KetentuannyaNasional · 25 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap