Peningkatan insiden kebakaran lahan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendorong aparat kepolisian turun langsung ke lapangan. Menghadapi potensi bahaya yang mengancam keselamatan dan lingkungan warga, Kepolisian Daerah (Polda) DIY resmi mengerahkan personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) untuk memperketat patroli pencegahan.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama dinas pemadam kebakaran, frekuensi kebakaran lahan di wilayah DIY mengalami lonjakan signifikan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menjelaskan bahwa peningkatan peristiwa tersebut dipicu oleh dinamika cuaca ekstrem dan musim kemarau berkepanjangan.
"Ada peningkatan jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Karena memang faktor cuaca ya, faktor musim kering yang sangat panjang," ujar Ihsan di Polda DIY, Rabu (16/9).
Jual Nasi Goreng Sambil Edarkan Sabu, Pria Residivis di Medan Ditangkap Polisi

Untuk meminimalkan potensi bahaya, Polda DIY tidak hanya mengerahkan Bhabinkamtibmas tetapi juga menggerakkan anggota Samapta dari tingkat Polsek hingga Polres. Bhabinkamtibmas ditugaskan memberikan edukasi pencegahan kebakaran secara berkala kepada masyarakat di berbagai wilayah binaan.
Ihsan menambahkan, seluruh personel yang bertugas di lapangan telah diinstruksikan segera berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran, setiap kali mendeteksi potensi maupun kemunculan titik api. Penanganan kebakaran lahan dipandang sebagai tanggung jawab bersama antarinstansi.
Asap Membubung, Ada 2 Kebakaran Bersamaan di Dekat Bandara Soetta

Sejauh ini, sejumlah titik api yang ditemukan telah berhasil dipadamkan oleh petugas di lapangan sebelum meluas. Bersamaan dengan langkah mitigasi tersebut, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran, baik yang murni terjadi akibat faktor cuaca maupun yang berpotensi memiliki unsur kesengajaan manusia.






