berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

Langkah Bank Indonesia dalam Menjaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Bambang SetiawanDiterbitkan 25 Agu 2026 - 02.37 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Langkah Bank Indonesia dalam Menjaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Stabilitas nilai tukar Rupiah menjadi perhatian utama otoritas moneter di tengah dinamika arus modal global dan lonjakan kebutuhan valuta asing musiman. Untuk meredam tekanan terhadap mata uang Garuda, Bank Indonesia (BI) menerapkan serangkaian strategi moneter yang terintegrasi, mulai dari intervensi pasar domestik hingga transaksi luar negeri.

Fluktuasi kurs dipengaruhi oleh berbagai faktor siklikal. Kebutuhan dolar Amerika Serikat (AS) kerap meningkat pada kuartal kedua, didorong oleh jadwal pembayaran dividen korporasi kepada pemegang saham asing serta kebutuhan valas masyarakat selama musim ibadah haji. Tekanan ini tercermin pada pergerakan pasar, seperti pada perdagangan Selasa, 5 Mei 2026, ketika kurs Rupiah ditutup melemah 0,17% ke level 17.424 per dolar AS, sementara kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) berada di posisi 17.425 per dolar AS.

Intervensi Pasar Offshore NDF dan Kolaborasi Perbankan

Bank sentral menyiapkan tujuh langkah luar biasa yang melampaui pola kerja biasa (business as usual) demi mengawal ketahanan Rupiah. Salah satu instrumen utama yang digunakan adalah intervensi aktif pada pasar offshore Non-Deliverable Forward (NDF) di sejumlah pusat keuangan dunia, mencakup Hong Kong, Singapura, London, hingga New York.

Selain intervensi langsung di pasar global, Bank Indonesia memperluas pendalaman pasar uang domestik. Otoritas menunjuk bank-bank nasional, baik bank milik negara yang tergabung dalam Himbara maupun bank swasta, untuk turut aktif bertransaksi NDF di pasar internasional.

Baca Juga

Syarat dan Suku Bunga Program Kredit Usaha Rakyat KUR 2025 Perbankan Nasional

Syarat dan Suku Bunga Program Kredit Usaha Rakyat KUR 2025 Perbankan Nasional

Penarikan Arus Modal Portofolio dan Instrumen SRBI

Strategi kedua bertumpu pada penguatan daya tarik imbal hasil investasi guna menarik aliran modal asing (portfolio inflows). Kehadiran Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi penopang signifikan di tengah dinamika pasar keuangan.

Secara year to date, instrumen SRBI mencatatkan aliran modal masuk (inflow) sebesar Rp 78,1 triliun. Kehadiran dana tersebut mengimbangi arus modal keluar (outflow) di pasar saham yang mencapai Rp 38,6 triliun dan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 11,7 triliun. Hingga 14 Agustus 2026, koordinasi penarikan modal portofolio asing mencatat arus masuk bersih (net inflows) mencapai US$ 1,8 miliar yang ditopang oleh kombinasi instrumen SBN dan SRBI.

Pengelolaan Likuiditas dan Koordinasi Kas Pemerintah

Bank Indonesia bersama pemerintah juga menyepakati pengelolaan likuiditas terpadu di pasar uang dan sektor perbankan. Skema ini dijalankan dengan mempertahankan penempatan kas pemerintah tetap berada di Bank Indonesia, diiringi penyesuaian bunga yang dibayarkan bank sentral kepada pemerintah.

Langkah koordinatif ini memastikan ketersediaan dana di sistem perbankan tetap memadai tanpa memicu ekses likuiditas yang dapat melemahkan posisi nilai tukar Rupiah di pasar spot.

Baca Juga

Menata Strategi Investasi Pasar Modal agar Pemula Tidak Terjebak Tren

Menata Strategi Investasi Pasar Modal agar Pemula Tidak Terjebak Tren

Posisi Cadangan Devisa dan Prospek Kebijakan Moneter

Ketahanan cadangan devisa menjadi landasan eksekusi kebijakan stabilisasi. Posisi cadangan devisa tercatat sebesar US$ 148,2 miliar dalam pemantauan intervensi, sedangkan pada akhir Juni 2026 berada di level US$ 145,6 miliar atau setara Rp 2.618,9 triliun.

Kendati dinilai mencukupi untuk intervensi, mantan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memberikan catatan bahwa cadangan devisa saat ini setara sekitar 5,5 bulan kebutuhan impor, sehingga ruang manuver bank sentral tetap memiliki batasan tertentu. Dari sudut pandang pasar, analisis PT SMF memproyeksikan BI-Rate berpotensi naik hingga ke level 6,75% pada akhir 2026 sebagai antisipasi menahan pelemahan nilai tukar dan menjaga ketahanan cadangan devisa.

Seluruh keputusan moneter strategis di Bank Indonesia dirumuskan melalui mekanisme kolektif kolegial oleh Dewan Gubernur (Board of Governors). Terkait kepemimpinan otoritas moneter, Presiden Prabowo Subianto telah mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI. Surat presiden (Surpres) yang memuat nama calon Gubernur BI, Deputi Gubernur Senior, dan Deputi Gubernur BI tersebut telah diterima oleh Ketua DPR RI Puan Maharani untuk diproses melalui uji kelayakan di parlemen.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank IndonesiaNilai Tukar RupiahKebijakan MoneterCadangan Devisa

Berita Terbaru Lainnya

PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US$350.000, Kenali Modus dan Langkah PencegahannyaPerkembangan Pembentukan Lembaga Pengawas Perlindungan Data Pribadi KomdigiSyarat dan Suku Bunga Program Kredit Usaha Rakyat KUR 2025 Perbankan NasionalYLBHI Dorong Bareskrim Usut Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 M5.000 ASN Dikerahkan Tangani Karhutla di 6 Provinsi, Rincian dan PenugasannyaEks Ketua PPATK Mentahkan Klaim Febrie Adriansyah soal Pengusutan TPPU, Langkah Menilai Duduk PerkaranyaTelkomGroup Salurkan Bantuan Hingga Rp 1,3 Miliar untuk Warga Terdampak Gempa NTTMenata Strategi Investasi Pasar Modal agar Pemula Tidak Terjebak Tren

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap