Kebakaran hebat melanda Pondok Pesantren Al Falakiyah Pagentongan di Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (5/9) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan sebanyak 56 santri terdampak dan harus mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, mengungkapkan bahwa puluhan santri tersebut terdampak saat berupaya memadamkan kobaran api yang melanda lingkungan pesantren. Berdasarkan data sementara, sebanyak 31 santri dilarikan ke Rumah Sakit PMI Bogor, sedangkan sisanya mendapatkan perawatan di berbagai fasilitas kesehatan lain di wilayah Kota Bogor.
Abraham Samad, Indonesia Butuh Grand Design Pemberantasan Korupsi

Dedie menjelaskan bahwa mayoritas korban mengalami gangguan pernapasan. Kondisi tersebut dipicu oleh material yang terbakar, yakni kasur busa berbahan spons, yang menghasilkan kepulan asap hitam pekat saat api berkobar.
Selain gangguan pada saluran pernapasan, beberapa korban juga mengalami luka fisik. Dari total 31 anak yang dirawat intensif di RS PMI Bogor, lima santri di antaranya dilaporkan menderita luka bakar pada bagian jari.
Polisi Bongkar Jaringan Joker Malaysia di Makassar, Sita Sabu dan Ekstasi

Hingga saat ini, fokus utama tim medis adalah memulihkan fungsi pernapasan para santri yang terganggu akibat paparan asap pekat dalam durasi yang cukup lama saat insiden berlangsung.






