berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Nasional

Abraham Samad, Indonesia Butuh Grand Design Pemberantasan Korupsi

Sri NugrohoDiterbitkan 6 Sep 2026 - 03.18 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Abraham Samad, Indonesia Butuh Grand Design Pemberantasan Korupsi
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menilai praktik korupsi di Indonesia telah bertransformasi ke tingkatan yang lebih mengkhawatirkan, yakni state capture corruption. Menurutnya, situasi ini menuntut adanya pembenahan sistem peradilan pidana serta penyusunan grand design pemberantasan korupsi yang menyeluruh di tingkat nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Samad dalam forum Generasi Indonesia Bertutur di Epicentrum XXI, Jakarta, Jumat (4/9/2026). Ia memaparkan bahwa kejahatan rasuah saat ini tidak lagi sebatas pencurian anggaran negara secara konvensional, melainkan telah masuk pada tahap ketika kelompok kepentingan tertentu mulai mendikte kebijakan dan mengendalikan institusi negara.

"Ternyata Indonesia sampai detik ini belum mampu melawan bahkan memberantas korupsi yang sifatnya state capture corruption," kata Samad dalam paparannya.

Samad juga menggarisbawahi pentingnya integritas lembaga penegak hukum dalam menangani persoalan tersebut. Upaya pembersihan korupsi dinilainya tidak akan membuahkan hasil nyata apabila instrumen penegakannya masih diwarnai oleh penyalahgunaan wewenang.

Baca Juga

Kebakaran Ponpes Al Falakiyah Bogor, 56 Santri Terdampak dan Jalani Perawatan

Kebakaran Ponpes Al Falakiyah Bogor, 56 Santri Terdampak dan Jalani Perawatan

"Jangan pernah berharap pemberantasan korupsi bisa ditangani oleh aparat penegak hukum yang abuse of power," ujarnya menegaskan perlunya reformasi peradilan pidana.

Sorotan terhadap Tantangan Digital dan Budaya

Selain isu penegakan hukum, forum tersebut turut membahas tantangan sosial dan teknologi yang dihadapi publik saat ini. Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengingatkan adanya ancaman pergeseran nalar di ruang digital. Demokrasi yang semestinya bertumpu pada dialog dan logika publik kini rentan terdistorsi menjadi letupan emosi.

Komaruddin menyebut kecerdasan artifisial sebagai agen tanpa perasaan (agent without feeling), sehingga generasi muda didorong untuk tidak sekadar berperan sebagai pembuat konten, melainkan pembuat gagasan (idea creator).

Baca Juga

Gerakan 1.000 Angkringan Sido Muncul Bekali Pelaku Usaha agar Jamu Makin Dikenal

Gerakan 1.000 Angkringan Sido Muncul Bekali Pelaku Usaha agar Jamu Makin Dikenal

Pada kesempatan yang sama, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan bahwa kebudayaan harus diposisikan sebagai fondasi dan investasi masa depan bangsa, bukan beban biaya (cost center) atau ornamen semata. Ia menyebut Indonesia memiliki karakter sebagai civilizational state berkat sejarah peradaban yang panjang serta keragaman budaya yang kaya.

Sementara itu, pakar perubahan Rhenald Kasali menyoroti fenomena human disruptions, situasi di mana perkembangan teknologi tidak hanya mengubah lanskap bisnis, tetapi juga mengubah manusia dan aktor di dalamnya. Menurut Rhenald, monopoli pengetahuan kini telah runtuh dan tidak lagi terpusat di institusi pendidikan formal semata.

Sumber: Liputan6

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

HukumKPK

Berita Terbaru Lainnya

Kebakaran Ponpes Al Falakiyah Bogor, 56 Santri Terdampak dan Jalani PerawatanGerakan 1.000 Angkringan Sido Muncul Bekali Pelaku Usaha agar Jamu Makin DikenalKAI Siapkan Kereta Nusantara Explorer untuk Wisata Mewah Berkonsep Kapal PesiarSiap-Siap! BI Bilang QRIS Mau Masuk ke HK, Saudi, Timor Leste & IndiaJangan Panik! Bos BI Beberkan 'Jurus Jitu' Agar Tak Jadi Korban ScamPolisi Bongkar Jaringan Joker Malaysia di Makassar, Sita Sabu dan EkstasiRamalan Zodiak Aquarius dan Pisces Minggu, 6 September 2026 Menjaga Keseimbangan Energi10 Rekomendasi Curug di Jawa Barat yang Cocok Dikunjungi saat Akhir Pekan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap