Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Batu Ceper, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (31/8/2026) sore. Berdasarkan pendataan sementara dari pihak kecamatan, peristiwa kebakaran di Gambir hanguskan 114 rumah yang tersebar di dua rukun tetangga (RT).
Insiden tersebut berdampak langsung pada 310 kepala keluarga atau sekitar 880 jiwa. Hingga tahap awal penanganan, aparat memastikan tidak ada laporan korban jiwa dari kalangan warga.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Pusat berhasil melokalisasi kobaran api dan melanjutkannya dengan proses pendinginan guna mencegah perambatan lebih lanjut. Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat Syarifudin menjelaskan, total 29 unit armada pemadam kebakaran bersama 135 personel diterjunkan ke lokasi.
Padamkan Kebakaran di Gambir, 2 Petugas Damkar Dibawa ke Rumah Sakit

Operasi pemadaman awalnya melibatkan 27 unit mobil pemadam, sebelum ditambah dua unit armada lain untuk mengantisipasi potensi rambatan api ke sebuah gedung kosong di dekat area permukiman. Petugas di lapangan sempat menghadapi sejumlah hambatan, antara lain sempitnya akses jalan, kepadatan bangunan, serta letak sumber air yang jauh sehingga personel harus membentangkan selang panjang. Aliran listrik di sekitar lokasi juga dipadamkan sementara demi keselamatan petugas dari risiko sengatan listrik.
Untuk mendukung penanganan di lapangan, Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sekitar 100 personel guna membantu pengamanan bersama unsur TNI dan masyarakat. Wakil Kapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Mirzal menyampaikan bahwa posko tanggap bencana telah disiapkan guna memfasilitasi pendataan serta pemenuhan kebutuhan warga terdampak, bekerja sama dengan pihak kelurahan, kecamatan, serta pengurus RT dan RW setempat.
Mahasiswa S2 STIK Lemdiklat Polri Angkatan 16 Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Setelah proses pendinginan oleh petugas pemadam kebakaran selesai secara menyeluruh, tim identifikasi forensik yang telah disiagakan di lokasi akan melakukan penyisiran dan olah tempat kejadian perkara untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran.






