Aktivitas fisik ringan yang terstruktur kian menjadi pilihan populer untuk menjaga kesehatan jangka panjang tanpa membebani tubuh secara berlebihan. Salah satu metode yang banyak diteliti adalah Interval Walking Training (IWT) atau jalan cepat ala Jepang, sebuah teknik jalan kaki berselang yang dirancang untuk mengoptimalkan kebugaran dan metabolisme.
Metode ini pertama kali dikembangkan oleh para peneliti di Universitas Shinshu, Nagano, Jepang. Pola dasarnya memadukan dua ritme berjalan secara bergantian: tiga menit jalan cepat dengan intensitas sekitar 70 persen dari kemampuan maksimal (denyut jantung sekitar 120–140 bpm), diikuti tiga menit jalan lambat santai untuk pemulihan (denyut jantung sekitar 90–110 bpm). Rangkaian ini diulang sebanyak lima set hingga mencapai total durasi 30 menit per sesi.
Mutasi Polri, Hengki Haryadi Jadi Kapolda Papua Barat Daya

Shizue Masuki, guru besar dari Department of Sports Medical Sciences di Shinshu University Graduate School of Medicine, memaparkan bahwa jalan kaki interval efektif membantu menurunkan risiko berbagai penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup. Temuan ini diperkuat riset tim pimpinan Profesor Hiroshi Nose dari universitas yang sama, yang mengamati peserta program IWT selama lima hari dalam sepekan sepanjang lima bulan. Pengujian pada 234 perempuan pascamenopause dalam riset tersebut mencatat adanya kenaikan kepadatan mineral tulang, khususnya bagi mereka yang memiliki kadar kepadatan tulang awal yang tergolong rendah.
Keunggulan metode interval ini juga dipaparkan dalam studi tahun 2024 oleh Kristian Karstoft dan tim. Riset tersebut membuktikan bahwa IWT sangat layak diterapkan bagi orang dewasa usia paruh baya maupun lanjut usia yang sehat. Dibandingkan dengan jalan santai konstan atau Continuous Walking Training (CWT), IWT dinilai lebih efektif dalam meningkatkan kebugaran fisik dan kekuatan otot. Selain itu, penderita diabetes tipe 2 yang menjalani IWT menunjukkan hasil kontrol glikemik yang lebih unggul dibandingkan mereka yang hanya berjalan biasa secara terus-menerus.
Hasil Liga Inggris, Chelsea Tekuk Brighton Hove Dalam Drama 7 Gol

Bagi pemula yang belum terbiasa berolahraga rutin, komitmen latihan tidak harus langsung dilakukan setiap hari. Menjalankan tiga sesi IWT per pekan sudah memadai untuk meningkatkan indikator kebugaran tubuh dalam rentang waktu dua bulan. Pola latihan ini pun fleksibel dan dapat dilakukan di dalam ruangan menggunakan treadmill apabila kondisi cuaca atau fasilitas luar ruang kurang mendukung.






