Sebanyak 21.152.840 pengguna aktif tercatat telah mengadopsi aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di seluruh Indonesia hingga 31 Juli 2026. Angka tersebut merefleksikan percepatan implementasi KTP digital IKD Kemendagri yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) guna mempermudah akses administrasi kependudukan tanpa ketergantungan pada berkas fisik.
Pemanfaatan sistem digital ini telah diuji pada sejumlah sektor pelayanan publik. Dalam proyek percontohan di Kabupaten Banyuwangi, sekitar 351.000 calon penerima bantuan sosial dapat mengakses layanan tanpa perlu melampirkan fotokopi KTP elektronik berkat verifikasi berbasis aplikasi IKD. Bagi masyarakat kelompok desil 1 hingga 4 yang belum memiliki ponsel pintar, verifikasi dialihkan melalui teknologi pengenalan wajah (face recognition) dengan pendampingan agen di lapangan. Di sektor perbankan, tercatat sekitar 287.000 warga berhasil membuka rekening di Bank BNI tanpa fotokopi KTP melalui mekanisme verifikasi IKD.
Update Penanganan Gempa NTT, 87 Korban Jiwa, 150.576 Warga Mengungsi, dan Pengerahan Bantuan Skala Penuh

Aplikasi IKD terhubung langsung dengan basis data kependudukan Ditjen Dukcapil yang memuat identitas penduduk, data keluarga, status perkawinan, pekerjaan, hingga biometrik sidik jari, iris mata, dan pengenalan wajah. Melalui platform ini, masyarakat dapat mengurus permohonan cetak Kartu Keluarga (KK), pencetakan biodata WNI, pengajuan pindah atau pisah KK, pengecekan golongan darah, serta pengurusan akta kelahiran dan kematian secara daring. Penggunaannya ditopang tiga metode akses utama, yaitu pemindaian QR Code Tipe 1, pemindaian QR Code Tipe 2, dan sistem Single Sign-On (SSO).
Integrasi data terus diperluas melalui kolaborasi Kemendagri dengan Dewan Energi Nasional (DEN) yang diketuai oleh Luhut Binsar Pandjaitan, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP). Untuk tahap penyempurnaan ke depan, Ditjen Dukcapil menyiapkan peta jalan berupa penyediaan Remote Onboarding dengan Liveness Detection, ruang simpan Digital Folder, fasilitas berbagi data berbasis persetujuan pemilik, serta penambahan fitur aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
Akselerasi Pembangunan PLTS Nasional, Target 30 GW Prabowo, Konversi 13 GW PLTD, dan Lonjakan Permintaan Data Center

Atas pengembangan layanan ini, IKD meraih penghargaan Top Public Service Application for Ministry dalam ajang JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh CEO JawaPos.com Dhimas Ginanjar kepada Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Benni Irwan di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara Jakarta, pada Kamis, 30 Juli 2026.






