Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan langkah pemulihan dan restorasi Kampung Adat Sade, Lombok Tengah, menyusul insiden kebakaran yang melanda kawasan permukiman tradisional tersebut pada Sabtu (22/8) malam. Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah rumah warga serta fasilitas di dalam kawasan cagar budaya Suku Sasak.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa pemulihan tidak akan dilakukan secara sembarangan. Proses restorasi ditargetkan mengembalikan seluruh bangunan terdampak ke wujud aslinya guna menjaga nilai sejarah dan adat yang telah diwariskan turun-temurun.
Berikut rangkuman informasi dan tanya jawab penting mengenai rencana restorasi dan penanganan pascakebakaran di Desa Adat Sade.
Mengapa restorasi Desa Adat Sade diperkirakan memakan biaya sangat mahal?
Restorasi Kampung Adat Sade memerlukan biaya yang besar karena pemerintah berkomitmen menjaga keaslian arsitektur dan karakter adat kawasan tersebut. Proses pembangunan kembali tidak menggunakan konsep modern, melainkan harus merekonstruksi struktur bangunan tradisional persis seperti sedia kala.
Operasi Cepat Tanggap, Polri Siapkan 2 Helikopter dan Drone untuk Padamkan Karhutla

Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa pemulihan cagar budaya menuntut standar restorasi yang ketat agar nilai budaya dan sejarah masyarakat Sasak tetap terjaga seutuhnya.
Siapa yang menjadi prioritas penanganan pascakebakaran saat ini?
Fokus utama bantuan pemerintah saat ini tertuju kepada warga setempat yang terdampak langsung oleh kebakaran. Terdapat 70 kepala keluarga (KK) yang bermukim di kawasan adat tersebut yang menjadi perhatian penanganan darurat dan pendampingan sebelum tahapan fisik restorasi dimulai.
Apa langkah pemulihan yang sedang berjalan di lapangan?
Pemerintah daerah saat ini sedang melakukan pendataan mendalam terhadap kerusakan fisik maupun nonfisik. Inventarisasi mencakup:
64 Ribu Hektare Hutan dan Lahan Terbakar, Polri, 62 Persen Berhasil Dikendalikan

- Jumlah dan tingkat kerusakan rumah tradisional serta fasilitas umum yang terbakar.
- Benda-benda budaya bernilai adat dan historis yang terdampak api.
Hasil pendataan ini nantinya digunakan untuk menentukan skema rekonstruksi serta alokasi sumber daya yang dibutuhkan dalam proses restorasi.
Apa penyebab kebakaran di Desa Adat Sade?
Penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang. Berdasarkan keterangan awal dari Gubernur NTB, terdapat indikasi awal dugaan masalah kelistrikan atau aliran listrik pada beberapa bangunan sebelum api menjalar, namun kesimpulan resmi masih menunggu hasil investigasi menyeluruh.






