Grup MIND ID mengonsolidasikan sumber daya tanggap darurat untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) beserta dampak kabut asap di Mempawah, Kalimantan Barat. Langkah terpadu ini dijalankan melalui pengerahan puluhan personel tanggap bencana bersertifikat, pengiriman sarana pemadaman lengkap, serta kolaborasi intensif bersama instansi terkait di lapangan.
Operasi tanggap darurat ini difokuskan untuk mengendalikan titik api secara langsung, mencegah meluasnya kebakaran lahan, dan memberikan perlindungan kesehatan bagi warga maupun relawan yang terdampak paparan asap tebal di sekitar lokasi kejadian.
Bagaimana Pengerahan Tim Emergency Response Group MIND ID di Mempawah?
Dalam merespons situasi karhutla di Mempawah, MIND ID menghadirkan semangat gotong royong dengan mengonsolidasikan sebanyak 60 personel Tim Emergency Response Group (ERG) bersertifikat. Puluhan personel tanggap darurat tersebut didatangkan dari berbagai wilayah operasional Grup MIND ID yang tersebar di Sumatra, Jawa, Sulawesi, hingga Papua.
Di lapangan, Tim ERG dari anggota holding, yakni ANTAM dan PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI), bergerak aktif dan terkoordinasi sejak awal penanganan. Tim gabungan ini melaksanakan tindakan teknis pemadaman darurat yang meliputi penyisiran area rawan, penyemprotan air, serta pengendalian titik-titik api di sekitar wilayah Mempawah guna menghentikan perambatan api di lahan yang terbakar.
Update Penutupan 8 Bandara, Diperpanjang hingga 18.00 WIB dan Besok

Apa Saja Perlengkapan Pemadaman dan Bantuan Medis yang Dikerahkan?
Selain mengerahkan puluhan tenaga penyelamat terlatih, MIND ID memobilisasi beragam perlengkapan pendukung operasional untuk menunjang keselamatan personel dan keefektifan pemadaman. Sarana penanganan karhutla yang dialokasikan mencakup foam khusus pemadam kebakaran, selang pemadam api, serta perlengkapan proteksi diri seperti alat pelindung diri (APD) pemadam kebakaran dan turnout gear standar keselamatan tinggi.
Untuk memitigasi risiko kesehatan akibat sebaran asap kebakaran, holding industri pertambangan ini juga menyalurkan bantuan berupa masker medis serta masker N95. Bantuan masker ini dialokasikan tidak hanya bagi personel ERG yang bertugas langsung memadamkan api, tetapi juga didistribusikan kepada masyarakat setempat yang terdampak kabut asap pekat di lingkungan sekitar Mempawah.
Bagaimana Sinergi Lintas Sektor dan Peninjauan di Wilayah Terdampak?
Pelaksanaan operasi penanggulangan karhutla oleh Grup MIND ID dijalankan melalui kerja sama erat dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), aparat Kepolisian, jajaran TNI, serta tim pemadam kebakaran setempat. Sinergi lintas pihak ini bertujuan memastikan bahwa setiap tindakan pemadaman dan mitigasi dampak bencana terlaksana secara terintegrasi, cepat, dan tepat sasaran.
WN India Jadi Korban Jambret di Menteng, Satu Pelaku Ditangkap

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin meninjau langsung kondisi area terdampak karhutla di Mempawah pada Jumat, 4 September 2026. Maroef menegaskan bahwa inisiatif kemanusiaan yang dijalankan ini lahir dari komitmen perusahaan untuk selalu hadir mendampingi masyarakat pada masa-masa krisis dan situasi bencana.
Pada kesempatan yang sama, Division Head of Institutional Relations MIND ID Selly Adriatika menyampaikan apresiasi atas soliditas para personel tanggap darurat. Solidaritas para relawan yang datang dari Sumatra hingga Papua tersebut mencerminkan nilai gotong royong serta empati mendalam dari keluarga besar Grup MIND ID dalam membantu penanganan bencana karhutla di Kalimantan Barat.






