berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Politik

Eks Menag Yaqut Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Kuota Haji

Usat BalangDiterbitkan 11 Agu 2026 - 07.36 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Eks Menag Yaqut Jalani Sidang Perdana Kasus Korupsi Kuota Haji
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Sidang perdana untuk kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024 dengan terdakwa mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas akhirnya resmi digelar hari ini. Agenda utama dari jalannya persidangan perdana ini adalah pembacaan surat dakwaan terhadap Yaqut Cholil Qoumas yang dilakukan oleh jaksa dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Informasi mengenai jadwal serta pelaksanaan sidang perdana tersebut telah tercantum dan dapat dilihat secara jelas pada laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada hari Selasa, tanggal 11 Agustus 2026.

Dalam menangani dan menyidangkan perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan ini, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah menunjuk susunan majelis hakim yang akan memimpin jalannya persidangan. Majelis hakim tersebut dipimpin oleh Ni Kadek Susantiani yang bertindak selaku ketua majelis hakim. Selama proses persidangan berlangsung, Ni Kadek Susantiani akan didampingi oleh dua orang hakim anggota, yaitu Adek Nurhadi dan Sigit Herman Binaji. Majelis hakim inilah yang memiliki wewenang penuh untuk memimpin seluruh rangkaian persidangan untuk para terdakwa.

Baca Juga

Soal Wacana Ambang Batas Parlemen 5 Persen, PDIP Minta Tetap Patuhi Putusan MK

Soal Wacana Ambang Batas Parlemen 5 Persen, PDIP Minta Tetap Patuhi Putusan MK

Selain mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas, terdapat tiga terdakwa lainnya yang juga akan menjalani sidang perdana mereka secara bersamaan hari ini. Para terdakwa tersebut memiliki peran dan latar belakang masing-masing yang saling berkaitan dalam kasus ini. Terdakwa pertama adalah mantan staf khusus Yaqut Cholil Qoumas, yaitu Ishfah Abidal Azis yang juga dikenal dengan nama Gus Alex. Terdakwa kedua adalah Ismail Adham selaku Direktur Operasional PT Makassar Toraja atau Maktour. Sedangkan terdakwa ketiga dalam persidangan ini adalah Asrul Azis Taba yang menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Kesthuri. Ketiganya dihadirkan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum.

Dalam konstruksi perkara ini, Komisi Pemberantasan Korupsi menduga bahwa Ismail Adham dan Asrul Azis Taba memberikan sejumlah uang kepada Yaqut Cholil Qoumas ketika ia masih aktif menjabat sebagai Menteri Agama. Pemberian uang tersebut diduga tidak dilakukan secara langsung, melainkan melalui perantara, yaitu mantan staf khusus Yaqut, Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex. Secara lebih rinci, Ismail Adham diduga menyerahkan uang senilai USD 30.000 kepada Gus Alex. Selain itu, Ismail Adham juga diduga menyerahkan uang dengan nilai USD 5.000 kepada mantan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama tahun 2024, Hilman Latief. Pemberian uang ini ditujukan demi mendapatkan jatah kuota haji khusus tambahan untuk tahun 2024.

Baca Juga

Respons Bahlil Soal Fahd Arafiq Jadi Tersangka Korupsi

Respons Bahlil Soal Fahd Arafiq Jadi Tersangka Korupsi

Kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan kuota haji tambahan ini dinilai telah membawa dampak buruk yang sangat luas. Berdasarkan pernyataan dari Komisi Pemberantasan Korupsi, tindakan para terdakwa ini tidak hanya menyebabkan kerugian keuangan bagi negara, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat luas. KPK menyatakan bahwa kasus penyalahgunaan wewenang dan suap ini telah mengakibatkan tertundanya keberangkatan ribuan jemaah haji reguler. Ribuan jemaah reguler tersebut seharusnya bisa berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji, namun hak mereka terpaksa tertunda akibat adanya manipulasi pembagian kuota haji tambahan ini. Persidangan ini diharapkan dapat mengungkap kebenaran dan menuntaskan perkara hukum yang merugikan publik tersebut.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKKorupsi Kuota HajiYaqut Cholil Qoumas

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap