Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (14/9/2026). Penunjukan ini memberikan kepastian nakhoda baru di Kementerian Keuangan untuk melanjutkan sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Kendati pergantian figur ini membawa ekspektasi stabilitas, sejumlah ekonom menilai pekerjaan rumah besar telah menanti di ranah disiplin fiskal dan penguatan daya beli masyarakat.
Ekonom UOB Kay Hian Surya Wijaksana menilai rekam jejak Suahasil akan membantu menjaga kesinambungan kebijakan fiskal nasional sekaligus memicu sentimen positif bagi pasar finansial. Namun, ia mengingatkan adanya tekanan domestik yang memerlukan respons cepat otoritas fiskal, khususnya terkait pelemahan daya beli masyarakat, ketersediaan lapangan kerja, serta dinamika inflasi bahan kebutuhan pokok.
Di sektor pengelolaan kas negara, batasan ruang fiskal menjadi fokus utama. Ekonom Bank Permata Josua Pardede menjelaskan bahwa perancangan RAPBN 2027 mematok target pendapatan negara sebesar Rp3.426 triliun dan belanja negara Rp4.097,2 triliun. Postur tersebut membentuk defisit anggaran di level 2,40% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sehingga margin kesalahan dalam eksekusi kebijakan belanja menjadi sangat terbatas.
Heboh Antrean Panjang BBM di Makassar, Bahlil Ungkap Penyebabnya

Sejalan dengan itu, Ekonom Bank Danamon Irman Faiz memperkirakan arah kebijakan belanja pemerintah akan tetap diarahkan untuk menopang laju pertumbuhan ekonomi nasional, dengan perkiraan konservatif di angka 5,1%. Di sisi lain, batas defisit fiskal 3% terhadap PDB diyakini tetap menjadi jangkar kredibilitas utama kebijakan anggaran. Danamon memproyeksikan defisit anggaran berada di kisaran 2,75% terhadap PDB, angka yang masih berada dalam batas aman peraturan perundang-undangan.
Selain dinamika anggaran dalam negeri, Chief Economist Bank Central Asia (BCA) David Sumual menggarisbawahi berbagai risiko global yang berpotensi membayangi kinerja ekonomi ke depan. Beberapa tekanan eksternal utama mencakup harga minyak dunia yang masih bertahan tinggi, lonjakan inflasi imbas fenomena El Niño berkepanjangan, hingga tren kenaikan suku bunga global.
Gempa M5,6 Guncang Banten, Benda Bergoyang-Dirasakan di Pandeglang

Usai prosesi pelantikan, Suahasil menyampaikan bahwa mandat kepemimpinan di Kementerian Keuangan merupakan amanat dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga stabilitas perekonomian serta menuntaskan target-target program Kabinet Merah Putih hingga akhir masa tugas.






