Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat data resmi mengenai penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di berbagai negara penempatan pada periode Semester I-2026. Berdasarkan catatan BP2MI tersebut, terdapat sebanyak 153.049 PMI yang telah ditempatkan di berbagai negara tujuan. Dari total penempatan tersebut, Taiwan menjadi negara tujuan penempatan PMI terbanyak dengan jumlah mencapai 48.558 PMI atau mencakup sekitar 32 persen dari keseluruhan penempatan.
Selain Taiwan yang menempati posisi teratas, data BP2MI pada Semester I-2026 juga merinci negara-negara penempatan PMI lainnya. Malaysia berada di posisi kedua sebagai negara tujuan penempatan dengan jumlah 45.067 PMI. Selanjutnya, posisi penempatan berikutnya disusul oleh Jepang yang mencatat penempatan sebanyak 14.888 PMI. Tingginya jumlah tenaga kerja Indonesia yang berada di perantauan menunjukkan pentingnya pengelolaan penghasilan yang diperoleh selama bekerja di luar negeri untuk kebutuhan diri sendiri maupun keluarga di tanah air.
Selama bekerja di luar negeri, para Pekerja Migran Indonesia memiliki berbagai kebutuhan finansial yang perlu dikelola secara teratur. Kebutuhan finansial PMI tersebut mencakup kewajiban rutin seperti membayar aneka tagihan, mengisi pulsa atau paket data seluler, hingga melakukan pengecekan saldo rekening secara berkala. Di samping pemenuhan transaksi rutin harian, menyisihkan sebagian penghasilan untuk tabungan juga menjadi bagian penting dalam menyusun rencana masa depan setelah masa kerja di Taiwan berakhir.
Akselerasi Pembangunan PLTS Nasional, Target 30 GW Prabowo, Konversi 13 GW PLTD, dan Lonjakan Permintaan Data Center

Guna memfasilitasi kebutuhan transaksi perbankan dan pengelolaan keuangan lintas negara tersebut, BRI menghadirkan solusi perbankan digital. Melalui BRI Taipei Branch Office, BRI resmi meluncurkan layanan BRImo Taiwan pada Maret 2026. Layanan digital ini dirancang khusus untuk membantu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Taiwan agar dapat mengakses layanan perbankan dengan lebih mudah dan praktis. Kehadiran layanan ini memungkinkan PMI mengelola kebutuhan finansial secara langsung melalui aplikasi BRImo yang dikembangkan BRI dengan cakupan kemudahan transaksi lintas negara.
Dalam mengoptimalkan penggunaan aplikasi BRImo untuk kebutuhan transaksi finansial harian, aspek keamanan rekening tetap menjadi hal yang utama. BRI mengimbau para nasabah pengguna BRImo untuk selalu menjaga kerahasiaan data perbankan penting, termasuk kerahasiaan user ID, kata sandi, dan nomor PIN. Nasabah juga disarankan untuk memeriksa mutasi rekening secara berkala. Selain itu, BRI menyediakan fasilitas notifikasi transaksi guna memberi informasi kepada nasabah setiap kali terdapat aktivitas pada rekening mereka.
Ada Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Begini Kisahnya

Bagi para pekerja migran maupun WNI di Taiwan yang membutuhkan panduan serta informasi lebih lanjut, BRI menyediakan kanal resmi yang dapat diakses secara terbuka. Seluruh informasi lengkap terkait penggunaan layanan BRImo Taiwan dapat ditemukan melalui laman resmi bbri.id/brimotaiwan. Informasi dan pembaruan seputar layanan ini juga dapat diakses masyarakat melalui akun Instagram resmi @bri_taipeibranch.






