Layanan dapur umum mulai beroperasi untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Fasilitas penanganan darurat ini didirikan melalui kerja sama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama BCA Syariah guna menjangkau ribuan warga yang terdampak.
Fasilitas dapur umum ini dipusatkan di Dusun Asi, Kelurahan Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur. Fokus utama operasional diarahkan pada pemenuhan kebutuhan gizi serta penyediaan makanan siap saji bagi 1.405 penerima manfaat di area terdampak bencana. Untuk memastikan makanan terbagi secara cepat dan tepat waktu setiap harinya, pelaksanaan operasional turut melibatkan langsung peran serta warga setempat.
Kebakaran di Kosambi Tangerang, 20 Gudang Hangus Terbakar

Langkah kolaboratif ini melibatkan sejumlah pihak dalam rantai penyaluran bantuan kemanusiaan. Pimpinan Baznas RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan, mengapresiasi dukungan dan kepercayaan dari pihak mitra perbankan syariah dalam mempercayakan penyaluran bantuan lewat lembaga amil zakat nasional. Sementara itu, Plt. Direktur Infak, Sedekah dan DSKL Baznas RI, Fitriansyah Agus Setiawan, menegaskan komitmen lembaganya dalam mengawal bantuan agar tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan riil para penyintas di lapangan.
Dari sisi mitra pendukung, Corporate Secretary BCA Syariah, Muhammad Fikri Hudaya, menjelaskan bahwa keterlibatan ini merupakan wujud kepedulian serta aksi tanggap darurat perusahaan dalam merespons musibah bencana alam yang menimpa masyarakat.
LRT Kelapa Gading-Manggarai Mampu Angkut 80 Ribu Penumpang per Hari

Penyaluran bantuan logistik dan pangan siap saji ini menjadi krusial di tengah pemulihan dampak bencana gempa bumi di wilayah NTT, yang taksiran total nilai kerugiannya diperkirakan mencapai Rp2,2 triliun.






